Pengaruh Loneliness Terhadap Kecenderungan Mencari Validasi di Media Sosial pada Mahasiswa
Keywords:
Lonelines, Mahasiswa, Media Sosial, Validasi Sosial, Regresi Linear SederhanaAbstract
Loneliness merupakan salah satu permasalahan psikologis yang banyak dialami mahasiswa pada masa dewasa awal dan berpotensi memengaruhi perilaku penggunaan media sosial, termasuk kecenderungan mencari validasi melalui respons positif seperti likes, komentar, dan bentuk apresiasi digital lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh loneliness terhadap kecenderungan mencari validasi di media sosial pada mahasiswa di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 52 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Variabel loneliness memiliki nilai rata-rata sebesar 33,865, sedangkan variabel kecenderungan mencari validasi di media sosial memiliki nilai rata-rata sebesar 36,096. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,150 dengan nilai signifikansi sebesar 0,153 (p > 0,05), sehingga loneliness tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kecenderungan mencari validasi di media sosial pada mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,040 menunjukkan bahwa loneliness hanya mampu menjelaskan 4,0% variasi kecenderungan mencari validasi di media sosial, sedangkan 96,0% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa loneliness bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi kecenderungan mahasiswa mencari validasi di media sosial, sehingga penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain seperti self-esteem, fear of missing out (FoMO), dukungan sosial, maupun intensitas penggunaan media sosial agar diperoleh model penelitian yang lebih komprehensif.
Downloads
References
Bonsaksen, Tore, Mary Ru, Daicia Price, Janni Leung, Hilde Thygesen, Gary Lamph, Isaac Kabelenga, dan Amy Geirdal. 2023. “Associations between social media use and loneliness in a cross-national population : do motives for social media use matter?” Health Psychology And Behavioral Medicine 11(1):1–18. doi: https://doi.org/10.1080/21642850.2022.2158089.
Djollong, Andi Fitriani. 2014. “Tehnik Pelaksanaan Penelitian Kuantitatif.” Istiqra`: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam 2(1):86–100. https://jurnal.umpar.ac.id/index.php/istiqra/article/view/224
Kirana, Aulia, dan Rachma Dwi Gita Sari. 2026. “Multidisciplinary Science Hubungan Self-Disclosure Dengan Loneliness Pada Mahasiswa Merantau Pengguna Media Sosial Di Jakarta.” Nusantara Journal of Multidisciplinary Science 3(9):1318–31. doi: https://jurnal.intekom.id/index.php/njms.
Kurniawan, Yusak, Luhur Wahyudi, Andik Matulessy, dan Nindia Pratitis. 2025. “Digital Loneliness Among College Students : The Role of Problematic Internet Use and Digital Social Support.” Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental 10(2). doi: 10.20473/jpkm.v10i22025.238-252.
Piko, Bettina F., Hedvig Kiss, Alice Hartmann, Csaba Hamvai, dan Kevin M. Fitzpatrick. 2024. “The Role of Social Comparison and Online Social Support in Social Media Addiction Mediated by Self-Esteem and Loneliness.” European Journal of Mental Health 19(2). doi: 10.5708/EJMH.19.2024.0019.
Rarung, Citra, Cicilia Pali, dan Hendri Opod. 2024. “Hubungan antara loneliness dengan durasi penggunaan media sosial pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2021.” Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik 12(1):517–22. doi: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JKKT/article/view/53479.
Sgiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. 2 ed. Bandung: Alfabeta.
Surya, Yuyun Wahyu Izzati, Ibtesam Mazahir, Safeena Yaseen, dan Nimas Safira Widhiasti Wibowo. 2024. “Ketahanan digital : Memahami pengaruh media sosial dan jaringan dukungan terhadap isolasi mahasiswa selama COVID-19.” Masyarakat, Kebudayaan dan Politik 37(2):126–38. doi: https://doi.org/10.20473/mkp.V37I22024.126-138 Digital.
Suryanata, Audita Taza, Indri Sarwili, dan Nining Rukiah. 2025. “Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Self-Compassion dengan Harga Diri pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir di Universitas Indonesia Maju Tahun 2024.” Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran 3(2):01–12. doi: https://doi.org/10.55606/termometer.v3i2.4837.
Ulva, Maria, Cempaka Putrie Dimala, dan Ananda Saadatul Maulidia. 2024. “Penggunaan Media Sosial yang Bermasalah pada Dewasa Awal : Ditinjau dari Fear of Missing Out dan Loneliness Problematic Social Media Use in Early Adults : a Review of Fear of Missing Out and Loneliness.” Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) 7(1):194–202. doi: 10.34007/jehss.v7i1.2226.
Wu, Peibo, Rong Feng, dan Jindan Zhang. 2024. “The relationship between loneliness and problematic social media usage in Chinese university students: a longitudinal study.” BMC Psychology 12(1):1–14. doi: 10.1186/s40359-023-01498-4.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






