PEDOMAN PENINJAU

Ruang Sosialia: Ruang Ilmu Sosial dan Agama menerapkan proses peer review untuk memastikan kualitas dan validitas setiap artikel yang dipublikasikan. Semua artikel yang dikirimkan akan melalui tahap peninjauan. Jurnal ini menggunakan sistem Single Blind Review yang cepat dan adil untuk menjamin bahwa artikel yang diterbitkan memenuhi standar akademik yang tinggi.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Ruang Sosialia membutuhkan reviewer yang mampu memberikan kritik dan masukan yang mendalam serta bermanfaat terhadap naskah, dengan tenggat waktu peninjauan sekitar 4–5 minggu. Keberhasilan Ruang Sosialia sebagai jurnal ilmiah berkualitas sangat ditentukan oleh reviewer yang bersikap objektif, adil, dan kompeten dalam melakukan evaluasi. Prinsip-prinsip ini mengikuti pedoman etika Committee on Publication Ethics (COPE).

Pertimbangan Reviewer Sebelum Menerima Undangan Peninjauan

  • Kesesuaian Bidang Keahlian:
    Terima undangan hanya jika topik naskah relevan dengan bidang akademik Anda dan Anda yakin dapat memberikan penilaian yang memadai.

  • Ketersediaan Waktu:
    Peninjauan naskah membutuhkan perhatian dan waktu yang cukup, pastikan Anda dapat memenuhi tenggat sebelum menyetujui penugasan.

  • Kerahasiaan:
    Setelah menerima tugas, seluruh materi yang diterima harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Dokumen tidak boleh dibagikan kepada siapa pun tanpa izin editor. Karena proses peer review bersifat rahasia, informasi apa pun terkait peninjauan juga tidak boleh dibagikan tanpa persetujuan editor dan penulis.

Panduan Peninjauan Artikel

Penilaian dari reviewer membantu editor menentukan apakah suatu naskah layak diterbitkan. Reviewer perlu memberikan komentar yang konstruktif, pengamatan umum, serta penjelasan atas dasar penilaiannya agar editor dan penulis memahami alasan di balik setiap masukan. Reviewer menilai bagian-bagian berikut:

1. Judul

Kejelasan, ketepatan, dan relevansi.

2. Abstrak

Kemampuan mendeskripsikan substansi utama artikel.

3. Kata Kunci

Kesesuaian dengan konsep inti artikel.

4. Pendahuluan

Kekinian referensi, keaslian gagasan, relevansi topik, kejelasan alasan penelitian, serta konsistensi masalah penelitian dengan tujuan.

5. Metode Penelitian

Kejelasan prosedur dan analisis data, terutama untuk penelitian empiris.

6. Hasil

Ketepatan analisis dan kejelasan penyajian.

7. Temuan

Kebaruan, relevansi terhadap bidang sosial dan keagamaan, serta kontribusinya terhadap pengembangan pengetahuan.

8. Kesimpulan

Logis, valid, ringkas, dan sesuai dengan hasil penelitian.

9. Saran

Rekomendasi untuk praktik, pengembangan teori, atau penelitian selanjutnya.

10. Daftar Pustaka

Kekinian, relevansi, serta kepatuhan terhadap standar sitasi.
Ketentuan:

  • Minimal 60% berasal dari jurnal atau karya ilmiah terkait

  • Jumlah referensi minimal 15 sumber

Hal-Hal Tambahan yang Perlu Dipertimbangkan dalam Penilaian Naskah

Kualitas Penulisan

  • Apakah naskah mudah dipahami dengan alur logis dan struktur jelas?

  • Apakah penulisan ringkas dan komunikatif?

  • Apakah ada bagian yang perlu dipangkas, dihapus, ditambah, atau diperluas?

Mekanis Bahasa

Catat masalah utama pada tata bahasa, tanda baca, atau ejaan.

  • Jika hanya ada beberapa kesalahan, tunjukkan bagian spesifik.

  • Jika kesalahan berulang, berikan satu atau dua contoh representatif tanpa mengedit keseluruhan naskah.

Penggunaan Singkatan

Singkatan digunakan secara tepat dan tidak membingungkan pembaca.

Kepatuhan pada Pedoman Jurnal

Pastikan naskah telah mengikuti gaya penulisan, format, dan aturan sitasi jurnal.
Segala informasi berbasis sumber luar harus disertai kutipan yang benar.

Kategori Keputusan

  • Accept Submission:
    Diterima tanpa revisi.

  • Revision Required (Revisi Minor):
    Revisi dapat ditangani oleh Editor-in-Chief atau tim editorial.

  • Resubmit for Review (Revisi Mayor):
    Revisi signifikan dilakukan oleh penulis dan naskah diserahkan kembali untuk peninjauan ulang.

  • Decline Submission:
    Naskah tidak memenuhi standar ilmiah atau kualitas jurnal.