Tradisi Mapparola Sebagai Media Pembentukan Relasi Harmonis Dalam Perkawinan Perspektif Konseling Keluarga Di Kabupaten Pinrang
DOI:
https://doi.org/10.1038/mtcsn928Keywords:
Mapparola, Relasi Harmonis, Konseling Keluarga, Nilai AdatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna, fungsi sosial, serta potensi tradisi mapparola sebagai media pembentukan relasi harmonis dalam perkawinan masyarakat Bugis di Kabupaten Pinrang. Mapparola, yakni kunjungan balasan mempelai perempuan ke rumah keluarga suami setelah prosesi pernikahan, bukan sekadar ritual adat, tetapi mengandung nilai-nilai sosial, kultural, dan religius yang penting bagi penguatan hubungan antar-keluarga dan pasangan suami-istri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh adat, pasangan suami-istri, serta konselor keluarga.
Downloads
References
-
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






