Tradisi Mapparola Sebagai Media Pembentukan Relasi Harmonis Dalam Perkawinan Perspektif Konseling Keluarga Di Kabupaten Pinrang

Penulis

  • Kiswa Ummu Kalzum Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar image/svg+xml Penulis

DOI:

https://doi.org/10.1038/mtcsn928

Kata Kunci:

Mapparola, Relasi Harmonis, Konseling Keluarga, Nilai Adat

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna, fungsi sosial, serta potensi tradisi mapparola sebagai media pembentukan relasi harmonis dalam perkawinan masyarakat Bugis di Kabupaten Pinrang. Mapparola, yakni kunjungan balasan mempelai perempuan ke rumah keluarga suami setelah prosesi pernikahan, bukan sekadar ritual adat, tetapi mengandung nilai-nilai sosial, kultural, dan religius yang penting bagi penguatan hubungan antar-keluarga dan pasangan suami-istri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh adat, pasangan suami-istri, serta konselor keluarga.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

-

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-07

Cara Mengutip

Tradisi Mapparola Sebagai Media Pembentukan Relasi Harmonis Dalam Perkawinan Perspektif Konseling Keluarga Di Kabupaten Pinrang. (2025). JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial Dan Agama), 1(1), 185-197. https://doi.org/10.1038/mtcsn928

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama