Tradisi Ammatoang Sebagai Media Penguatan Relasi Keluarga Pasca Pernikahan di Kabupaten Jeneponto: Tinjauan Perspektif Konseling Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.1038/c5vay918Keywords:
Ammatoang, Relasi Keluarga, Konseling Keluarga Berbasis Budaya, SolidarutasAbstract
Penelitian ini menelaah bagaimana tradisi Ammatoang di Jeneponto berperan dalam memperkuat relasi keluarga pasca pernikahan melalui pendekatan kajian pustaka. Analisis terhadap sepuluh sumber menunjukkan bahwa Ammatoang mengandung empat dimensi utama: spiritualitas, solidaritas sosial, komunikasi keluarga, dan sistem keluarga. Ritual pemberian, kunjungan, dan pertukaran simbolik menjadi mekanisme budaya yang meneguhkan penghormatan antar keluarga besar, meningkatkan keterbukaan komunikasi, dan membantu pasangan baru beradaptasi dengan peran sosialnya. Nilai-nilai lokal seperti siri' na pacce, rasa syukur, dan silaturahmi menjadi dasar penguatan hubungan antargenerasi. Temuan ini menegaskan relevansi Ammatoang sebagai praktik budaya yang dapat dimanfaatkan dalam konseling keluarga berbasis budaya untuk mendorong keharmonisan dan pencegahan konflik keluarga.
Downloads
References
A. Tri Arwina Dheafati, M. S. (2025). Makna Filosofis dari Tradisi di Bembeng Pada Keluarga Karaeng di Desa Tuju Kabupaten Jeneponto Guna Menjaga Nilai Kearifan Lokal. 4(2), 759–763.
Abduh, A., Haris, H., Rosmaladewi, R., & Dunakhir, S. (2023). Redefining Multicultural Competence of Students in Indonesian Higher Education: Meta-analysis Approach. International Journal of Language Education, 1(1), 162. https://doi.org/10.26858/ijole.v1i1.45160
Andini, N. (2023). Simbol dalam Tradisi Akmatoang pada Masyarakat Desa Maccini Baji di Kabupaten Jeneponto. Universitas Hasanuddin.
Andini, N., Daerah, S., Budaya, F. I., & Hasanuddin, U. (2023). SIMBOL DALAM TRADISI AKMATOANG PADA MASYARAKAT DESA MACCINI BAJI DI KABUPATEN JENEPONTO.
Anisa, P., & Junaeda, S. (2024). Akulturasi Budaya Dalam Tradisi Pattutoang Di Desa Bontomate ’ ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. 8(April), 30–37.
Ayu, F. (2017). AKULTURASI BUDAYA ISLAM DALAM TRADISI PATTUTOANG DI DESA MANGEPONG KECAMATAN TURATEA KABUPATEN JENEPONTO.
Aziz, A., Umam, K., Ardi, M. Z., & Jamaluddin, S. (2024). The Islamic Legal Perspective on A ’ Matoang in the Marriage Process ( Exploring Agreements within the Monromonro Utara Community , Jeneponto Regency ). 6(1), 56–59. https://doi.org/10.56338/ijhess.v6i1.4662
Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). BUDAYA A’MATOANG DAN PA’BALANGNGANG PADA MASYARAKAT DESA LEBANGMANAI KECAMATAN RUMBIA KABUPATEN JENEPONTO. 167–186.
Dkk, H. (2025). Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Family Therapy Sebagai Pendekatan Alternatif Dalam Konseling : Kajian Literatur Family Therapy as an Alternative Approach in Counseling : A Literature Review. 5, 53–59.
Juli, V. N., Syam, H., Aliya, A., Putalo, A., Matondang, A. U., Islam, U., Sjech, N., & Djambek, M. D. (2025). Konseling Keluarga dalam Perspektif Budaya Indonesia kepribadian , nilai , dan perilaku individu . Di dalam lingkungan keluarga , seseorang pertama meningkatkan kualitas hubungan dalam keluarga dengan cara mengidentifikasi , memahami ,.
M. Fais Satrianegaraa, Hamdan Juhannisb, Abd. Madjid H.R. Lagua, Habibia, S., & Alama, S. (2021). Cultural traditional and special rituals related to the health in Bugis Ethnics Indonesia. https://doi.org/10.1016/j.gaceta.2020.12.016
Masdayanti, Andi Agung, M. S. (2023). Tradisi Pernikahan Adat Suku Makassar Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. 10(2), 109–117.
Nurhafizah, Jarnawi, & Duri, R. (2024). Implementation of Cross-Cultural Counseling in Bridging Differences in Multicultural Communities. Pusat Studi Aswaja Unisnu Jepara JASNA, 4(1), 71–82.
Nurwanda, S. J. (2023). Tradisi A ’ matoang Pasca Pernikahan Di Desa Jombe Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. 3(1), 27–32.
Olivine, A. (2025). What Are the Different Types and Benefits of Therapy?
Onwuegbuzie, A. J., & Frels, R. (2016). Seven Steps to a Comprehensive Literature Review. Journal of Educational Social Studies, 23(2), 48–64.
Onwuegbuzie, A. J., Leech, N. L., & Collins, K. M. T. (2012). Qualitative analysis techniques for the review of the literature. Qualitative Report, 17(28), 1–28. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2012.1754
Oranga, J., & Matere, A. (2023). Qualitative Research: Essence, Types and Advantages. OALib, 10(12), 1–9. https://doi.org/10.4236/oalib.1111001
Pransiska, Y. (2022). KONSELING KELUARGA DALAM MENINGKATKAN DUKUNGAN SOSIAL KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI YAYASAN SINAR JATI BANDAR LAMPUNG. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Rahmawati. (2024). BUDAYA A’MATOANG DAN PA’BALANGNGANG PADA MASYARAKAT DESA LEBANGMANAI KECAMATAN RUMBIA KABUPATEN JENEPONTO. UIN Alauddin Makassar.
Sumarni. (2022). PANDANGAN MASYARAKAT ADAT AMMATOA TERHADAP HIDUP KAMASE-MASE DI DESA TANAH TOWA KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA (Issue 8.5.2017).
Syarifuddin. (2017). Stratifikasi Sosial dalam Budaya A’matoang Masyarakat Turatea Kabupaten Jeneponto. Jurnal Equilibrium Pendidikan, V(1), 1–4.
Wekke, I. S. (2017). ISLAM DAN ADAT: TINJAUAN AKULTURASI BUDAYA DAN AGAMA DALAM MASYARAKAT BUGIS. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 13(1), 27–56. https://doi.org/10.24042/ajsk.v13i1.641
Downloads
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






