Implementasi Nilai Budaya A’Matoang dalam Konseling Pernikahan Upaya Mewujudkan Keharmonisan Rumah Tangga di Kabupaten Jeneponto
DOI:
https://doi.org/10.1038/qqyp4c77Kata Kunci:
A'matoang, Konseling Pernikahan, Konseling Multikultural, Nilai BudayaAbstrak
Tradisi A’Matoang pada masyarakat Makassar di Jeneponto merupakan bagian penting dalam prosesi pernikahan yang sarat nilai moral, seperti tanggung jawab, kesetiaan, serta penghormatan terhadap keluarga dan komunitas. Penelitian ini membahas bagaimana prinsip-prinsip yang terkandung dalam A’Matoang dapat diintegrasikan ke dalam konseling pernikahan melalui pendekatan Konseling Multikultural, yang menekankan pemahaman terhadap latar budaya klien sebagai bagian dari proses intervensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai keterbukaan, empati, kerja sama, dan dukungan sosial dalam tradisi tersebut selaras dengan tujuan konseling pernikahan dalam membangun komunikasi yang sehat dan keharmonisan rumah tangga. Integrasi nilai budaya lokal tidak hanya meningkatkan efektivitas konseling, tetapi juga membantu pasangan mempertahankan identitas budaya yang menjadi sumber kekuatan dalam menghadapi tantangan kehidupan pernikahan.
Unduhan
Referensi
Agus, S. (2024). Implementasi Nilai Nilai Walasuji Dalam Resiliensi Perkawinan Masyarakat Bugis (Studi Di Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare).
Ahmad Izudin, Dandung Budi Yuwono, Muh Isnanto, B. J. S. &Roni T. (2025). The Role Of Indigenous Communities In Welfare Provision: Visiting Morella Cases, Indonesia. Health And Social Care Journals, 19(4), 399–420. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.1080/17496535.2025.2522193
Asep Mulyana, E. Al. (2024). Metode Penelitian Kualitatif (M. K. Lathifaturahmah, S.H., M.M. Erlangga, S.Kom. (Ed.)). Widina Media Utama.
Darussalam, F. I. (2021). Siri ’ Na Pacce Dan Identitas Kebudayaan. An Nisa’, 14(1), 1–5.
Galuh Ayu Pramudita, M. (2024). Ekplorasi Budaya Dalam Konseling : Kajian Nilai-Nilai Pada Suku Melayu Jambi. Jurnal Konseling Indonesia (Jki), 9(2), 85–96.
Ghoffar, H., Ahman, A., & Ilfiandra, I. (2024). Integration Of Ethno-Counseling In Preserving Local Wisdom Values In Batak Mandailing Traditional Wedding Ceremonies. Bulletin Of Counseling And Psychotherapy Integration, 6(3), 1–15.
Handari, S. (2023). Kerangka Kerja Etnokonseling Perkawinan Dalam Pencapaian Kedamaian Berumah Tangga.
Harisa, R. (2022). The Implementation Of Siri Na Pacce Culture In Bugis-Makassar Wedding In Bissoloro Village, Bungaya District, Gowa Regency. Journal Of Research And Multidisciplinary, 5(1). Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.5281/Jrm.V5i1.59
Hasni, Supriatna, N., Winarti, M., & Wiyanarti, E. (2022). Integration Of Bugis-Makassar Culture Value Of Siri ’ Na Pacce ’ In Social Studies Learning In The Digital Age. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(4), 5959–5968. Https://Doi.Org/10.35445/Alishlah.V14i4.2151
Hendar, K. (2023). Indigenous Counseling Practices In Maintaining Stability Of Marriage Based On Tradition Of The Basemah Tribe ’ S Pantauan Bunting. Bulletin Of Counseling And Psychotherapy, 5(3), 290–304.
Hidayani Syam, Akifa Aliya, Adil Putalo, A. U. M. (2025). Konseling Keluarga Dalam Perspektif Budaya Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik Dan Sosial Indonesia, 2(3), 172–178.
Indri Oktaviani, M. A. (2025). Tradisi A’Matoang Di Desa Palajau Kecamatan Arungkeke Kabupaten Jeneponto. Tumanurung, 5(02), 50–62.
Jarkawi, Eka Sri Handayani, Sri Ayatina Hayati, Rudi Haryadi, Akhmad Rizkhi Ridhani, Nazar Habsy, N. A. P. (2025). Integrating Banjar Cultural Values Into Premarital Counseling : A Randomized Controlled Trial On Marital Readiness In Indonesia. Buletin Konseling Inovatif, 5(2), 133–144. Https://Doi.Org/10.17977/Um059v5i22025p133-144
Maqomam Mahmuda, S. (2025). Konseling Berbasis Budaya: Konseling Di Tengah Keberagaman Budaya Di Indonesia. Jurnal Mahasiswa Bk An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia, 11(1), 279–286.
Ningsih, E., Novianti, S., Diniaty, A., & Kurniawaty, Y. (2025). Konseling Perkawinan : Solusi Mewujudkan Keluarga Bahagia. Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata Dan Pembelajaran Konseling, 3(1), 322–333.
Nurwanda, S. J. (2023). Tradisi A ’ Matoang Pasca Pernikahan Di Desa Jombe Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. 3(1), 27–32.
Putri, G., Pratama, A., Anggraheni, I., Prasetyo, Z., Baktiadi, A. N., Khusumadewi, A., Konseling, B., & Surabaya, U. N. (2025). Peran Konseling Multibudaya Dalam Mempertahankan Kearifan Lokal Suku Dayak Di Era Globalisasi. 9, 13291–13297.
Rahmawati. (2024). Budaya A’Matoang Dan Pa’balangngang Pada Masyarakat Desa Lebangmanai Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto. Skripsi.
Rara Eka Yurika, A. R. B. P. N. (2022). Implementasi Nilai-Nilai Kebudayaan Dalam Praktik Bimbingan Dan Konseling Di Indonesia Implementation. Journal Of Contemporary Islamic Counselling, 2(1), 23–40.
Riska R. (2023). A ’Matoang Di Desa Bontotiro Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto. 7(1), 90–98.
Subhan, N. I., Basuki, A., Sabila, N. S., & Wulandari, A. S. (2023). Nilai Budaya Sipakatau Masyarakat Bugis Dalam Konseling Analisis Transaksional : Literature Review. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 8(September), 136–145.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Buku.
Sumitro Sumitro, Agung Firmansyah , Micha Fiedlschuster , Wafa Affaghrou, J. A. B. (2024). Social Solidarity In The Tradition Of Mutual Cooperation : Indonesia ’ S Cultural Heritage. Journal Of Social And Humanities, 2(2), 135–141.
Sutya Dewi, R. N. U. (2022). Pendekatan Konseling Lintas Agama Dan Budaya Dalam Mencegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pada Pasangan Kerje Mude. Journal Of Contemporary Islamic Counselling, 2(1), 41–54.
Valencya, N., Cahya, N., Linsetyowati, C., & Arfianti, Y. P. (2025). Kearifan Lokal Hasthalaku Sebagai Pendekatan Konseling Multibudaya Untuk Meningkatkan Harmoni Sosial. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 747–757.
Widodo, S. (2023). Buku Ajar Metodologi Penelitian.
Yaliu Yang, I. S. (2025). Exploring The Role Of Shared Values And Emotional Intimacy In Predicting Long-Term Marital Commitment. Kman Counseling & Psychology Nexus, 3, 1–9.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Agama)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






