Makna Hijrah di Kalangan Anak Muda dan Pengaruhnya terhadap Perubahan Perilaku Keagamaan Siswa
Kata Kunci:
Media Sosial, Hijrah, Anak Muda, Perilaku Keagamaan, Dakwah DigitalAbstrak
Perkembangan media sosial telah mengubah cara generasi muda memperoleh dan memahami informasi keagamaan. Fenomena hijrah yang berkembang di kalangan anak muda menjadi salah satu bentuk transformasi keberagamaan yang dipengaruhi oleh media sosial sebagai sarana dakwah digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial dalam membentuk makna hijrah di kalangan anak muda serta pengaruhnya terhadap perubahan perilaku keagamaan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap siswa yang aktif menggunakan media sosial dan mengakses konten-konten hijrah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya TikTok, Instagram, dan YouTube, menjadi sumber utama siswa dalam memperoleh pemahaman mengenai konsep hijrah. Paparan terhadap konten dakwah digital membentuk pemaknaan hijrah sebagai proses perbaikan diri menuju kehidupan yang lebih sesuai dengan ajaran Islam. Pemahaman tersebut berpengaruh terhadap perubahan perilaku keagamaan siswa, yang ditunjukkan melalui peningkatan kesadaran beribadah, perbaikan akhlak, pemilihan lingkungan pergaulan yang lebih positif, meningkatnya kepedulian sosial, serta penggunaan media sosial secara lebih bijaksana. Proses hijrah dipengaruhi oleh faktor kesadaran diri, dukungan keluarga, lingkungan pergaulan, komunitas hijrah, pendidikan agama, dan intensitas penggunaan media sosial. Dengan demikian, media sosial berperan sebagai media dakwah yang efektif dalam membentuk pemahaman hijrah dan mendorong perubahan perilaku keagamaan siswa, namun perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital agar siswa mampu menyaring informasi keagamaan secara kritis dan bertanggung jawab.
Unduhan
Referensi
Addini, A. (2019). Fenomena Gerakan Hijrah di Kalangan Pemuda Muslim Sebagai Mode Sosial. Journal of Islamic Civilization, 1(2), 109–118.
Ahyar, M., & Alfitri. (2019). Aksi Bela Islam: Islamic Clicktivism and the New Authority of Religious Propaganda in the Millennial Age in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 9(1), 1–29. https://doi.org/10.18326/ijims.v9i1.1-29
Al-Qaradawi, Y. (2018). Fiqh al-Awlawiyyat. Kairo: Maktabah Wahbah.
Azra, A. (2021). Moderasi Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Duraesa, M. A., & Ahyar, M. (2019). Reproliferation of Islamist Movement in Surakarta: Trajectory and Strategy in the Post Democratization Indonesia. DINIKA: Academic Journal of Islamic Studies, 4(2), 201–224. https://doi.org/10.22515/dinika.v4i2.1637
Fajriani, S. W., & Sugandi, Y. S. (2019). Hijrah Islami Milenial Berdasarkan Paradigma Berorientasi Identitas. Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 3(2), 76–88. https://doi.org/10.24198/jsg.v3i2.21643
Fakhruroji, M. (2021). Mediatisasi Agama di Era Digital. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Hasanah, U., & Aisa, A. (2021). Konsep Hijrah Kaum Millenial (Kajian Media dan Dakwah). Al-Munzir, 14(2), 137–152.
Hefner, R. W. (2020). Islam and Civic Culture in Indonesia. University of Notre Dame Press.
Hilalludin. (2025). Anak Muda, Media Sosial, dan Agama yang Cair: Fenomenologi Hijrah Digital di Indonesia. Al-Bayan: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 5(1), 40–54. https://doi.org/10.35964/albayan.v5i1.403
Hudaa, S., Nuryani, & Sumadyo, B. (2022). Pesan Dakwah Hijrah Influencer untuk Kalangan Muda di Media Sosial. Jurnal Ma’arif Arus Pemikiran Islam dan Sosial, 17(2), 105–121. https://doi.org/10.47651/mrf.v17i2.198
Husein, F., & Slama, M. (2018). Online Piety and Its Discontent: Revisiting Islamic Anxieties on Indonesian Social Media. Indonesia and the Malay World, 46(134), 80–93. https://doi.org/10.1080/13639811.2018.1415056
Juliansyahzen, M. I. (2023). Ideologization of Hijrah in Social Media: Digital Activism, Religious Commodification, and Conservative Domination. Millah: Journal of Religious Studies, 22(1), 155–180.
Koenig, H. G. (2021). Religion and Mental Health: Research and Clinical Applications. Academic Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nata, A. (2020). Pendidikan Islam di Era Milenial. Jakarta: Prenadamedia Group.
Shihab, M. Q. (2019). Membumikan Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Syahrin, A. A., & Mustika, B. (2020). Makna Hijrah bagi Kalangan Remaja Non-Santri: Dampak Penggunaan Media Sosial. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 16(1), 61–72. https://doi.org/10.23971/jsam.v16i1.1901
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Yusuf, M. (2021). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.
Zahara, M. N., Wildan, D., & Komariah, S. (2020). Gerakan Hijrah: Pencarian Identitas untuk Muslim Milenial di Era Digital. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 2(1), 52–65. https://doi.org/10.52483/ijsed.v2i1.21
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Agama)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






