Pengalaman Psikologis Mahasiswa yang Kehilangan Peran Ayah dalam Kehidupan Keluarga
Kata Kunci:
Kehilangan Peran Ayah, Fatherless, Pengalaman Psikologis, MahasiswaAbstrak
Kehilangan peran ayah merupakan salah satu pengalaman yang dapat memengaruhi kondisi psikologis individu hingga memasuki masa dewasa awal. Ketidakhadiran ayah, baik akibat perceraian, kematian, maupun bentuk kehilangan lainnya, berpotensi memengaruhi perkembangan emosi, kesejahteraan psikologis, serta kemampuan individu dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman psikologis mahasiswa yang kehilangan peran ayah dalam kehidupan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Partisipan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang mengalami kehilangan peran ayah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman psikologis mahasiswa yang kehilangan peran ayah meliputi munculnya perasaan kehilangan, kesedihan, trauma, kerinduan terhadap figur ayah, serta dampak terhadap kesehatan mental dan aktivitas akademik. Kehilangan peran ayah juga memengaruhi kemampuan partisipan dalam mengelola emosi, menghadapi permasalahan, dan membangun rasa aman dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, partisipan berupaya melakukan penyesuaian diri melalui dukungan keluarga, penerimaan terhadap keadaan, serta strategi koping yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Penelitian ini menunjukkan bahwa kehilangan peran ayah merupakan pengalaman yang memiliki dampak psikologis jangka panjang sehingga diperlukan dukungan keluarga, lingkungan sosial, dan layanan kesehatan mental untuk membantu proses adaptasi individu.
Unduhan
Referensi
Akif Khilmiyah. (2016). METODE PENELITIAN KUALITATIF.
Aris Abidina, & Dhestina Religia Mujahid. (2022). Acta Psychologia. In Acta Psychologia (Vol. 4, Number 1). http://journal.uny.ac.id/index.php/acta-psychologia
Arumi Savitri Fatimaningrum. (2021). Parental Involvement and Academic Achievement: A Meta-analysis. Psychological Research and Intervention, 4(2), 57–67. http://journal.uny.ac.id/index.php/pri
Aurellia Philbertha Djapri, & Roswiyani. (2025). Makna dan Dinamika Proses Memaafkan pada Pria Dewasa Awal yang Tumbuh Tanpa Kehadiran Ayah. Jurnal Psikologi Perseptual, 10(2), 120–138. http://jurnal.umk.ac.id/index.php/perseptual
Carys Chainey, Kylie Burke, & Michele Haynes. (2022). Positive Development and Parenting in the Face of Adversity: A Survey of Emerging Adults. Adversity and Resilience Science, 4(1), 71–87. https://doi.org/10.1007/s42844-022-00082-w
Clara Dea Kristiano, & Sandra Handayani Sutanto. (2022). PERANAN KETERLIBATAN AYAH TERHADAP SELF-ESTEEM PADA PRIA EMERGING ADULTHOOD. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/INTUISI
Dieva Putri Sefira, I Gusti Ayu Agung Noviekayati, & Amherstia Pasca Rina. (2025). Loneliness dengan Regulasi Emosi dan Perilaku Agresi pada Emerging Adulthood yang Fatherless. https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/jiwa
Dinda Putri, Desy Afrita, & Tamrin Bangsu1. (2025). Kesejahteraan Psikososial pada Mahasiswa Generasi Z yang Mengalami Fatherless di Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 14(2), 419–433. https://doi.org/10.33366/rfr.v%vi%i.6470
Dong Yang, Peng chen, Kai wang, Zhuoran Li, Chen Zheng, & Ronghuai Huang. (2023). Parental Involvement and Student Engagement: A Review of the Literature. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 15, Number 7). MDPI. https://doi.org/10.3390/su15075859
Farihana Mukhallisa, Dian Novita Siswanti, & Eka Sufartianinsih Jafar. (2023a). Dinamika Psikologis Perempuan Fatherless di Fase Emerging Adulthood. In Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa (Vol. 3, Number 2).
Fathor Rasyid. (2022). buku metode penelitian FATHOR RASYID.
Febrina Meirel Taroreh, & Endang Widyorini. (2026). Father Involvement as a Psychological Resource: A Literature Review on Building Resilience and Career Confidence in Emerging Adults. Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan Dan Konseling, 16(1). https://doi.org/10.24127/gdn.v16i1.15041
Glory Romanna Manalu, & Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati. (2025). EMERGING ADULTHOOD YANG MENGALAMI KEHILANGAN AKIBAT KEMATIAN ORANG TUA. Jurnal Psikologi Malahayati, 7(1), 28–37. https://http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PSIKOLOGI/index
Hanif Musthofa, M., & Arfensia, D. S. (2024). DAMPAK PSIKOLOGIS KURANGNYA PERAN AYAH (FATHERLESS) PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL: STUDI FENOMENOLOGIS.
Hanita Reuven-Krispin, Dana Lassri, Patrick Luyten, & Golan Shahar. (2021). Consequences of Divorce-Based Father Absence During Childhood for Young Adult Well-Being and Romantic Relationships. Family Relations, 70(2), 452–466. https://doi.org/10.1111/fare.12516
Hong Wang, Xiaosong Gai, & SongLiang Li. (2023). A Person-Centered Analysis of Meaning in Life, Purpose Orientations, and Attitudes toward Life among Chinese Youth. Behavioral Sciences, 13(9). https://doi.org/10.3390/bs13090748
Lira Erwinda, Laura Viqueira Gutierrez, Ndirangu Ngunjiri, Paseka Kholopane, & Jayvee Escoton. (2025). Global Patterns of Father Absence: A Systematic Literature Review of Causes. Journal of Counseling and Educational Research, 2(2), 75–88. https://doi.org/10.63203/jcerch.v2i2.397
M. Hanif Mustofa, & Danny Sanjaya Arfensia. (2024). DAMPAK PSIKOLOGIS KURANGNYA PERAN AYAH (FATHERLESS) PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL: STUDI FENOMENOLOGIS.
Mega Sylvia Dewi, Dewi Sukmawati, & Sri Mulyeni. (2025a). Makna Kehilangan Ayah bagi Mahasiswa Studi Kualitatif Perbedaan Fatherless Akibat Perceraian dan Kematian. Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(3), 385–397. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i3.1422
Moudy Poernomo, Mutia Rahmi Pratiwi, & Amida Yusriana. (2024). PHENOMENOLOGICAL STUDY OF FATHERLESSNESS IN THE LIVES OF DAUGTERS.
Musfirah Azis, & M. Ahkam Alwi. (2024). Pengaruh Fatherless Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar.
Putri, D., Afrita, D., & Bangsu, T. (2024). Kesejahteraan Psikososial pada Mahasiswa Generasi Z yang Mengalami Fatherless di Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 14(2), 419–433. https://doi.org/10.33366/rfr.v%vi%i.6470
Raenita Dwimulya Tahir, & Jeanny Maria Fatimah. (2024). Interaksi Simbolik dalam Perbedaan Konsep Diri pada Anak yang Tidak Memiliki Figur Ayah (Fatherless) Kata kunci (Vol. 7, Number 5). http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id
Ridha Wahyuni, Andi Astri, & Theresia Roselyn Amabilis Sarbiti Teluma. (2024). Website: https://j-innovative.org/index.php/Innovative Studi Fenomenologis: “Self Acceptance Pada Perempuan Dengan Pengalaman Fatherless.” 5646–5657. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Rosalia Nanik Pangesti, Arri Handayani, & G, R. A. (2026). Ketergantungan Emosional Terhadap Ibu Pada Mahasiswa Fatherless Emotional Dependence on Mothers Among Fatherless College Students. Vol 3 No 3. https://journal2.upgris.ac.id/index.php/pedu/article/download/2395/1448/16473
Saputra Adiwijaya, Anugerah Tatema Harefa, Santi Isnaini, Syarifa Raehana, Budi Mardikawati, Rudy dwi LAksono, Saktisyahputra, Ramdani purnamasari, Windi Susetyo Ningrum, Mayasari, Nopita, & Fachruddiansyah Muslim. (2024). BUKU AJAR METODE PENELITIAN KUALITATIF. www.buku.sonpedia.com
Ulayya Diva Devina, & Hazhira Qudsyi. (2025, December 15). Fathers Who Stay Involved: The Key to Psychological Well-Being in Emerging Adulthood? https://doi.org/10.4108/eai.29-5-2025.2360776
Wilda Ihda Junaida, Eva Meizara Puspita Dewi, & Dian Novita Siswanti. (2023). Makna Peran Ayah pada Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless. In Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa (Vol. 2, Number 4). https://ojs.unm.ac.id/jtm/article/view/47092
Yulianda Ashari. (2017). International Proceeding of : Research Party : Let’s Capture The World with Peace. www.cyep.org
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Agama)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






