Pengalaman Mahasiswa Perantau Dalam Mengatasi Loneliness dan Proses Adaptasi Sosial di Lingkungan Baru

Penulis

  • Candra Kirana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar image/svg+xml Penulis

Kata Kunci:

Mahasiswa Perantau, Loneliness, Adaptasi Sosial, Dukungan Sosial, Fenomenologi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa perantau dalam mengatasi loneliness serta memahami proses adaptasi sosial di lingkungan baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif partisipan secara mendalam. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa aktif yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah asal dan memiliki pengalaman kesepian selama masa perantauan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau mengalami loneliness terutama pada masa awal perantauan akibat keterpisahan dari keluarga, keterbatasan relasi sosial, serta tuntutan penyesuaian diri dengan lingkungan baru. Untuk mengatasi kondisi tersebut, mahasiswa menggunakan berbagai strategi coping seperti menjaga komunikasi dengan keluarga, memanfaatkan media sosial, serta membangun relasi dengan teman sebaya melalui kegiatan kampus. Selain itu, dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya berperan penting dalam mempercepat proses adaptasi sosial dan mengurangi perasaan kesepian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman merantau tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk kemandirian, kemampuan mengelola emosi, dan resiliensi mahasiswa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ahmad Rijali. (2018). Analisis data kualitatif. Vol. 17, No. 33. Jurnal Alhadharah. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374

Angelica Gloria Tulak & Tiara Diah Sosialita. (2024). Hubungan antara social support dengan loneliness pada mahasiswa merantau: Tinjauan literatur. http://e-journal.unair.ac.id/BRPKM

Anisa Niken Syawitri, S. J. (2025). Dari asing menjadi akrab: Makna dukungan teman sebaya bagi mahasiswa rantau. https://doi.org/10.26740/cjpp.1081-1090

Asiyah Khoirun Nisa & Salsabila Luthfi. (2023). Loneliness in college students: The role of adjustment and social support. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan.

Aulia Putri Pratiwi Wijaya & F. R. (2024). Pengaruh psychological well-being dan perceived social support terhadap loneliness pada mahasiswa perantau. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 200–208. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.6325

Bella Azahra Putri Maulana, M. I. H. (2024). Pengaruh loneliness terhadap subjective well-being pada mahasiswa rantau. Bandung Conference Series: Psychology Science, 4(2), 1037–1045. https://doi.org/10.29313/bcsps.v4i2.12955

Dina Ratna Sari & R. J. (2023). Penyesuaian diri dan kompetensi sosial pada mahasiswa perantauan. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(1).

Fadhila Maghfirah Amrain et al. (2025). Rehsos Journal. https://jurnal.poltekesos.ac.id/index.php/rehsos

Helaluddin. (2018). Mengenal pendekatan fenomenologi: Penelitian kualitatif.

Mahira Shafiananta et al. (2024). Apakah mahasiswa mengalami loneliness? Studi kasus mahasiswa baru perantau. Jurnal Mediasi. Vol 3 Number 1. https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/mediasi/article/view/746

Renny Anggreani. (2021). Kelekatan orang tua dan kemandirian terhadap penyesuaian diri mahasiswa perantau. Jurnal Ilmiah Psikologi: Psikoborneo. Vol 9 No 1.. http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i2.5972

Saira Lastiar Naibaho & Juliana Murniati. (2023). Dukungan sosial sebagai faktor pendukung keberhasilan adaptasi mahasiswa perantau. Jurnal Psikologi Ulayat. Vol 10, No. 1. https://doi.org/10.24854/jpu465

Sry Natalia Haloho & D. I. (2021). Loneliness dan smartphone addiction pada mahasiswa perantau. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta. https://repository.mercubuana.ac.id/61320/

Titis Cesara Putri. (2024). Dukungan sosial keluarga dan kesepian mahasiswa perantau. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(11). https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jimt/article/view/6074

Tzanilfanid Dhuha & S. I. Y. A. (2023). Resiliensi mahasiswa perantau: Peranan dukungan sosial. INNER: Journal of Psychological Research, 3(1), 100–106. https://www.aksiologi.org/index.php/inner/article/view/857

Virlie Andalia Muttaqin & I. A. H. (2022). Pengalaman kesepian pada mahasiswa rantau selama pandemi Covid-19. Psikostudia, 11(4), 587–602. https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/PSIKO/article/view/8846

Weldina Siswandi & R. C. (2020). Peran dukungan sosial teman sebaya terhadap regulasi emosi mahasiswa perantau tahun pertama. Vol. 08, No. 02. https://doi.org/10.24854/jps.v8i2.1586

Musak, W. A. L. (2025). Hubungan antara Kesepian dan Adaptasi sosial: Studi Kasus pada Mahasiswa Rantau di Jakarta. Phronesis: Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 14(1). Retrieved from https://journal.untar.ac.id/index.php/phronesis/article/view/31271

Yuliezar Perwira Dara et al. (2020). Penyesuaian sosial berdasarkan adversity quotient pada mahasiswa rantau. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 10(2), 139. https://doi.org/10.26740/jptt.v10n2.p139-149

Zihan Fahira et al. (2021). Kesepian dan nomophobia pada mahasiswa perantau. Gadjah Mada Journal of Psychology, 7(2), 183. https://doi.org/10.22146/gamajop.65827

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-04

Cara Mengutip

Pengalaman Mahasiswa Perantau Dalam Mengatasi Loneliness dan Proses Adaptasi Sosial di Lingkungan Baru. (2026). JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial Dan Agama), 2(01), 540-550. https://journal.alghani-cendekia.com/index.php/JRS/article/view/319