Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting dan dampak terhadap Peningkatan Kesejahteraan Sosial Anak di Desa Jenne Madinging, Kabupaten Gowa.

Penulis

  • Musdalifa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar image/svg+xml Penulis

DOI:

https://doi.org/10.1038/t86xtk70

Kata Kunci:

Stunting, Pemberdayaan Kader Posyandu, Kesejahteraan Sosial Anak

Abstrak

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak multidimensi terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kesejahteraan sosial anak, khususnya di wilayah pedesaan. Posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam pencegahan stunting melalui pemberdayaan kader sebagai pelaksana utama kegiatan promotif dan preventif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan kader Posyandu dalam pencegahan stunting serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan sosial anak di Desa Jenne Madinging, Kabupaten Gowa. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif, melalui penelusuran dan analisis artikel ilmiah nasional dan internasional sepuluh tahun terakhir yang relevan, dapat diunduh, dan membahas pemberdayaan kader Posyandu, pencegahan stunting, serta kesejahteraan sosial anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberdayaan kader Posyandu yang dilakukan melalui peningkatan kapasitas pengetahuan, keterampilan, dan pendampingan berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pencegahan stunting, ketepatan sasaran intervensi, serta pemenuhan kebutuhan dasar anak. Implementasi program yang sistematis dan tepat sasaran berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup anak, terutama pada keluarga miskin dan kelompok rentan. Dukungan dan peran aktif pemerintah pusat, daerah, dan desa memperkuat keberlanjutan program pemberdayaan kader serta integrasi upaya kesehatan dengan pembangunan kesejahteraan sosial anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemberdayaan kader Posyandu tidak hanya berkontribusi pada penurunan risiko stunting, tetapi juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial anak secara holistik di tingkat desa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Afifa, I., S Setyowati, S. (2023). PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI INDONESIA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. 4(September).

Artikel, I. (2024). Pemberdayaan Kader Dalam Upaya Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka. 5(4), 5512–5518.

Dariani, L., Khadijah, S., S Mesalina, R. (2025). Pemberdayaan Kader Posyandu Remaja untuk Pencegahan Stunting Berbasis Edukasi di Aur Kuning Bukittinggi. 7, 294–301.

Fatimah, S. N., S Padjadjaran, U. (2025). Jurnal Riset Kualitatif dan Promosi Kesehatan Empowering Community Health Volunteers : Enhancing Early Stunting Detection through Knowledge and Skill Development in Indonesia ’ s 3T. 2, 114–128.

Info, A. (2022). Pembinaan dan Simulasi Prospek Budidaya Maggot BSF dengan Sistem Dinamik di Kecamatan Cimenyan Bandung. 25(4), 421–432.

Journal, C. D., Yuliani, W., Ulfha, S. M., Milasari, L. A., Meliana, I., S Posyandu, K. (2024). Edukasi pada kader posyandu dalam deteksi risiko stunting. 5(3), 4399–4405.

July, A., Identifier, D. O., Attribution-sharealike, C. C., License, I., S By-sa, C. C. (2024). Untuk mellihat keberhasilan dilakukan evaluasi pre test dan post test sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan Kader tentang teknik Pelayanan Posyandu dan pencegahan Stunting . Hasil dari peningkatan pengetahuan kader dapat dilihat dari sebagi berikut :. Tabel 4 1 Tabel Tingkat Pengetahuan Kader Pre dan Post test. 5(2), 27–30.

Novita, A., S Rakhman, Z. (2024). Policy Implementation Community Empowerment Through Strengthening The Role Of Coordination Pokja Posyandu To Prevent Stunting In Bangun Harja Village , Seruyan Hilir East District , 2023. 15(03), 330–339. https://doi.org/10.54209/eduhealth.v15i03

PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA MELALUI PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU Ignasensia. (2024).

13(November 2022), 484–488.

Tyarini, I. A., Setiawati, A., Rahagia, R., S Maidelwita, Y. (2024). Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia ( JPMEI ). 1, 100–106. https://doi.org/10.61099/jpmei.v1i3.56

Ansell, C., S Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://academic.oup.com/jpart/article-pdf/18/4/543/4127131/mum032.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelaksanaan Posyandu. Jakarta: Kemenkes RI. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Pedoman-Posyandu- 2020_1579.pdf

Nutbeam, D. (2000). Health literacy as a public health goal: A challenge for contemporary health education and communication strategies. Health Promotion International, 15(3), 259–267. https://academic.oup.com/heapro/article-pdf/15/3/259/13502906/15-3-259.pdf

Solar, O., S Irwin, A. (2010). A conceptual framework for action on the social determinants of health. Geneva: World Health Organization. https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/44489/9789241500852_eng.pdf

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0148296319304564/pdfft

UNICEF. (2019). The State of the World’s Children 2019: Children, food and nutrition. New York: UNICEF. https://www.unicef.org/media/60806/file/SOWC-2019.pdf

UNICEF. (2020). Improving child nutrition: The achievable imperative for global progress. New York: UNICEF. https://www.unicef.org/media/85066/file/Improving-Child-Nutrition-2020.pdf

World Health Organization. (2014). Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. Geneva: WHO. https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/149019/WHO_NMH_NHD_14.3_eng.pdf

Widyaningsih, T. S., Lestari, S., S Kusumawati, E. (2022). Pemberdayaan kader Posyandu dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 112–120. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/download/4224/2860

Wallerstein, N. (2006). What is the evidence on effectiveness of empowerment to improve health? Health Evidence Network Report. WHO Regional Office for Europe. https://www.euro.who.int/ data/assets/pdf_file/0010/74656/E88086.pdf

Unduhan

Diterbitkan

2026-11-06 — Diperbaharui pada 2025-12-29

Cara Mengutip

Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting dan dampak terhadap Peningkatan Kesejahteraan Sosial Anak di Desa Jenne Madinging, Kabupaten Gowa. (2025). JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial Dan Agama), 1(1), 995-1004. https://doi.org/10.1038/t86xtk70

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama