Analisis Nilai Gotong Royong Dalam Tradisi Baleo Sebagai Faktor Penunjang Kesejahteraan Masyarakat Lamalera Kabupaten Lembata (NTT)
DOI:
https://doi.org/10.1038/s3k31832Kata Kunci:
Tradisi Baleo, Gotong Royong, Kesejahteraan, Modal SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai gotong royong dalam Tradisi Baleo sebagai faktor penunjang kesejahteraan masyarakat Lamalera, Kabupaten Lembata (NTT). Melalui metode studi literatur yang mengkaji sepuluh sumber relevan, penelitian ini menemukan bahwa gotong royong merupakan landasan utama dalam seluruh rangkaian Baleo, mulai dari persiapan perahu, pembagian peran, proses perburuan paus, hingga mekanisme pembagian hasil. Tradisi ini bukan hanya menjadi praktik budaya, tetapi juga modal sosial yang memperkuat solidaritas, ketahanan pangan, distribusi pendapatan, dan jaring pengaman sosial bagi kelompok rentan. Nilai gotong royong yang mengakar kuat juga berperan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan melalui aturan adat yang mengatur teknik dan waktu perburuan. Selain itu, Baleo menjadi ruang reproduksi identitas budaya yang menumbuhkan kebersamaan, keberanian, dan rasa tanggung jawab kolektif. Dengan demikian, tradisi Baleo tidak hanya menopang kesejahteraan ekonomi masyarakat Lamalera, tetapi juga memperkuat kesejahteraan sosial dan kultural secara berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Aslam, N. (n.d.). TRADISI BERBURU PAUS DESA LAMALERA NTT. Academia.
Aur, A., Widianarko, Y. B., & Dewi, T. N. (2023). Social-ecological Values and Practices of Indigenous Whale Fishing Social-ecological Values and Practices of Indigenous Whale Fishing Community in Lamalera , East Nusa Tenggara. A Journal of Culture, English Language, Teaching & Literature, 23(1), 6–7.
Blikololong, M. F. K., Sa’o, S., & Suryani, L. (2025). Eksplorasi etnomatematika pada budaya penangkapan ikan paus dan sistem barter masyarakat lamalera kabupaten lembata. Al – Irsyad: Journal of Mathematics Education, 4(2), 630–641.
Boli, B. (2018). Tradisi Penangkapan Ikan Paus Pada Masyarakat Nelayan Lamalera Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat, 8(1), 81–98.
Dewanti, P. A., Alhudawi, U., & Hodriani. (2023). Gotong Royong Dalam Memperkuat Partisipasi Warga Negara ( Civic Participation ). Pancasila and Civic Education Journal, 2(1), 15–22. https://doi.org/10.30596/jcositte.v1i1.xxxx
Durney, F. (2020). Global Patterns in Interaction and Confl ict Surrounding Cetacean Conservation and Traditional Marine Hunting Communities. Environment and Society, 11, 44–63. https://doi.org/10.3167/ares.2020.110104
Effendi, T. N. (2013). Budaya Gotong-Royong Masyarakat dalam Perubahan Sosial Saat Ini. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 2(1), 2–8.
LASAR, P. R. L. (2021). PENERAPAN KONSEP SUSTAINABLE TOURISM DALAM TRADISI PENANGKAPAN IKAN PAUS DI KAMPUNG TRADISIONAL LAMALERA NUSA TENGGARA TIMUR. Skirpsi : PROGRAM STUDI PARIWISATA SEKOLAH TINGGI PARIWISATA AMPTA YOGYAKARTA, 48–86.
Mardiani, A. (2024). Menuju Kepunahan Mamalia Terbesar. HsitoriA.
Maria, M., & Larasati. (2023). WUJUD WARNA LOKAL LAMALERA DALAM NOVEL LAMAFA KARYA FINCE BATAONA. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, XIX(1), 90–92.
Mauritsius, D., Asa, S., Wailiti, H. K. H., & Abdullah, M. H. (2022). SISTEM BAGI HASIL PENANGKAPAN/ PERBURUHAN IKAN PAUS PADA MASYARAKAT LAMALERA KECAMATAN WULANDONI KABUPATEN LEMBATA. ILMU HUKUM UNIVERSITAS NUSA CENDANA, 20–30.
Mony, W., Hidayah, N., & Wahyuni, F. (2022). Penerapan Konseling Berbasis Budaya Minangkabau. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 13(3), 1–8.
Nay, F. A. (2018). ASPEK ETNOMATEMATIKA PADA BUDAYA PENANGKAPAN IKAN PAUS MASYARAKAT LAMALERA KABUPATEN LEMBATA NUSA TENGGARA TIMUR. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia, 356–365.
Nolin, D. A. (2012). Food-Sharing Networks in Lamalera, Indonesia: Status, Sharing, and Signaling. NIH Public Access, 33(4), 334–345.
Pasya, M. N. M., & Akmalia, F. (2022). Tradisi Lewa Di Lembata Dalam Prespektif Kebijakan Konservasi Dan Ancamannya Terhadap Ekosistem Laut Muhammad Nuha Maulana Pasya 1 , Fina Akmalia 2. DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 18(2), 185–200.
Petrus, J. (2021). The Construction of Indigenous Counseling in the Perspective of Tobelo ’ s Culture. Psychology and Education, 58(5), 3419–3422.
Redaksi. (2025). Baleo, Uji Nyali dan Ketangguhan Ala Nelayan Lamalera. Jurnal Budaya.Com, 1–2.
Rosyani, Muchlis, F., Napitupulu, D., & Faust, H. (2019). Gotong royong ( cooperation ) transformation of rural communities in Jambi Province , Indonesia. Jurnal Perspektif Pembiayaan Dan Pembangunan Daerah, 7(1), 103–110.
S.Y, S., T, I., & N, A. (2024). Evolution of Whaling Practices among Lamalera Fishermen in Indonesia. HUMAN EVOLUTION, 39(1–2), 101–114. https://doi.org/10.14673/HE2024121134
Setyaningrum, P. (2023). Mengenal Tradisi Berburu Paus Nelayan Lamlera di Nusa Tenggara Timur. Kompas.Com, 1–2.
Simarmata, N., Yuniarti, K. W., Riyono, B., & Patria, B. (2020). Gotong Royong in Indonesian History. Digital Press Social Sciences and Humanities, 5(000006), 2–4.
Swalar, T. K. (2025). REPRESENTASI TRADISI LEFA PADA MASYARAKAT PESISIR DALAM NOVEL LAMAFA KARYA FINCE BATAONA. SINERGI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(6), 2667–2683.
Taum, Y. Y., & Baryadi, I. P. (2024). Exploring the Cultural Space of the Lamalera Fishing Community in Lembata Island , Indonesia. Randwick International of Social Sciences (RISS) Journal, 5(1), 147–161.
Taum, Y. Y., Rahmawati, Atisah, Kemberen, E. S., Sunarti, S., Syahrul, N., & Nur, M. (2024). The Deathof the Youngest Lamafa: Love and the Struggle for Survial of Whale Hunters in Lamlera. Journal of Marine and Island Cultures, 161–164.
Tuasikal, J. M. S. (2020). Konsep Konseling Lintas Budaya. Konseling Lintas Budaya: BK FIP UNG, 1–3.
Wahon, R., Yahyah, & Boikh, L. I. (2025). TRADISI LEFA NUANG DI DESA LAMALERA, KABUPATEN LEMBATA DALAM KAITANYA DENGAN KONSERVASI BIOTA LAUT. Jurnal Ilmiah Bahari Papadak, 6(1), 71–81.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Agama)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






