Integrasi Tradisi A’langiri Kalompoang dalam Konseling Budaya Lokal

Penulis

  • Muhammad Al Mutakhir Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar image/svg+xml Penulis

DOI:

https://doi.org/10.1038/5tetjj48

Kata Kunci:

A'langiri Kalompoang, Konseling Budaya Lokal, Indigenous Counseling, Ritual Gowa, Nilai Budaya

Abstrak

Integrasi Tradisi A’langiri/Accera Kalompoang dalam Konseling Budaya Lokal ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai budaya, simbolik, dan spiritual dalam tradisi Accera Kalompoang, menganalisis relevansinya terhadap praktik konseling modern, serta merumuskan model integratif yang sesuai bagi masyarakat yang menjunjung kearifan lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis literatur, studi dokumentasi budaya, dan interpretasi etnografis terhadap makna ritual dan fungsi sosialnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Accera Kalompoang tidak hanya berfungsi sebagai ritus penyucian pusaka kerajaan, tetapi juga mengandung nilai purifikasi moral, pembaruan spiritual, penguatan identitas kolektif, dan solidaritas sosial yang penting bagi kesejahteraan psikologis masyarakat Gowa. Nilai-nilai tersebut memiliki korespondensi dengan prinsip konseling multikultural, terutama dalam aspek pembersihan emosional, rekonsiliasi relasional, dukungan komunitas, serta pendekatan holistik yang memadukan dimensi psikologis, sosial, dan spiritual. Penelitian ini menghasilkan model konseptual konseling berbasis budaya lokal yang mencakup lima tahap: asesmen budaya, pembersihan simbolik, dialog komunitas, reintegrasi nilai, dan evaluasi holistik, yang dapat diterapkan dalam layanan konseling kontekstual.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdullah, S. (2020). Model konseling berbasis kearifan lokal pada masyarakat tradisional. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(1), 22–35. https://repository.example.ac.id/abdullah-2020

Abidin, A. (2016). Islam dan Pangngadakkang dalam budaya Bugis-Makassar. Jurnal Al-Qalam, 22(1). https://core.ac.uk/download/pdf/267854552.pdf

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Eliade, M. (1959). The sacred and the profane: The nature of religion. Harcourt.

Fitriani, Y., Sombuo, A., Early, Y., & Ilham, M. (2019). Upaya pelestarian tradisi upacara Accera Kalompoang di Kabupaten Gowa. Panggung, 29(4), 435–448.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

Halbwachs, M. (1992). On collective memory. University of Chicago Press.

Ivey, A. E., Ivey, M. B., & Zalaquett, C. P. (2014). Intentional interviewing and counseling: Facilitating client development in a multicultural society (8th ed.). Cengage Learning.

Kim, B. S. K. (2016). Multicultural counseling: Understanding cultural differences. Journal of Counseling & Development, 94(3), 235–245.

Mappangara, S., & Djafar, M. (2021). Nilai-nilai moral dalam tradisi Kerajaan Gowa. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 5(2), 101–115.

Nurdin, N. (2021). Dukungan sosial sebagai faktor protektif dalam kesehatan mental komunal. Jurnal Psikososial Indonesia, 3(1), 44–58.

Rahman, A. (2020). Makna simbolik pusaka dalam masyarakat Sulawesi Selatan. Jurnal Antropologi Indonesia, 41(1), 55–70.

Sari, N., & Ferdi, M. (2022). Model konseling adat Minangkabau dalam pemulihan psikologis berbasis kearifan lokal. Jurnal Konseling Nusantara, 4(2), 77–89.

Smith, L. T. (2018). Decolonizing methodologies: Research and indigenous peoples (2nd ed.). Zed Books.

Sue, D. W., & Sue, D. (2008). Counseling the culturally diverse: Theory and practice (5th ed.). Wiley.

Syamsuddin, S. (2020). Konseling berbasis kearifan lokal Bugis-Makassar. Jurnal Bimbingan Islami, 7(2), 120–134.

Turner, V. (1969). The ritual process: Structure and anti-structure. Aldine Publishing. White, M., & Epston, D. (1990). Narrative means to therapeutic ends. W. W. Norton.

Wibowo, M. E., & Afiatin, T. (2021). Integrasi nilai budaya dalam konseling multikultural di Indonesia. Jurnal Psikologi Konseling, 11(1), 13–25.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-20

Cara Mengutip

Integrasi Tradisi A’langiri Kalompoang dalam Konseling Budaya Lokal . (2025). JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial Dan Agama), 1(1), 670-677. https://doi.org/10.1038/5tetjj48