Krisis Kesehatan Mental pada Generasi Muda sebagai Permasalahan Kesejahteraan Sosial di Era Digital
Kata Kunci:
kesehatan mental,generasi muda, kesejahteraan sosial, era digital, keberfungsian sosialAbstrak
Kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan kesejahteraan sosial, terutama bagi generasi muda yang berada pada masa perkembangan dan menghadapi berbagai tuntutan kehidupan. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, namun juga menghadirkan tantangan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis generasi muda. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji krisis kesehatan mental pada generasi muda sebagai permasalahan kesejahteraan sosial di era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi faktor penyebab, dampak, dan upaya penanganan krisis kesehatan mental pada generasi muda. Hasil kajian menunjukkan bahwa krisis kesehatan mental dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain tekanan akademik, kondisi keluarga, keadaan sosial ekonomi, dukungan sosial, serta perkembangan lingkungan digital. Permasalahan kesehatan mental berdampak pada menurunnya keberfungsian sosial, kualitas hubungan interpersonal, prestasi pendidikan, produktivitas, dan partisipasi sosial generasi muda. Penanganan masalah kesehatan mental memerlukan keterlibatan keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, tenaga kesehatan, dan pekerja sosial melalui pendekatan yang kolaboratif dan berkelanjutan. Upaya tersebut penting untuk mendukung kesehatan mental generasi muda serta mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih baik di era digital.
Unduhan
Referensi
Adi, I. R. (2013). Intervensi komunitas dan pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers.
Arnett, J. J. (2015). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties. New York: Oxford University Press.
Astriani, D. (2026). Kesehatan mental keluarga dan implikasinya terhadap perilaku remaja. Padang: Lingkar Edukasi Indonesia.
Desmita. (2017). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Fahrudin, A. (2018). Pengantar kesejahteraan sosial. Bandung: Refika Aditama.
Hinduja, S., & Patchin, J. W. (2018). Cyberbullying: Identification, prevention, and response. Florida: Cyberbullying Research Center.
Keles, B., McCrae, N., & Grealish, A. (2020). A systematic review: The influence of social media on depression, anxiety and psychological distress in adolescents. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 79–93.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman promosi kesehatan mental. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Midgley, J. (1995). Social development: The developmental perspective in social welfare. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Pascoe, M. C., Hetrick, S. E., & Parker, A. G. (2020). The impact of stress on students in secondary school and higher education. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 104–112.
Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848.
Santrock, J. W. (2018). Life-span development (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health psychology: Biopsychosocial interactions (8th ed.). New York: Wiley.
Southwick, S. M., Bonanno, G. A., Masten, A. S., Panter‐Brick, C., & Yehuda, R. (2014). Resilience definitions, theory, and challenges: Interdisciplinary perspectives. European Journal of Psychotraumatology, 5(1), 25338.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Boston: Pearson Education.
Twenge, J. M. (2019). iGen: Why today’s super connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy and completely unprepared for adulthood. New York: Atria Books.
World Health Organization. (2022). World mental health report: Transforming mental health for all. Geneva: World Health Organization.
Zastrow, C. (2017). Introduction to social work and social welfare: Empowering people (12th ed.). Boston: Cengage Learning.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Agama)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






