Tradisi Barasanji dalam Budaya Masyarakat Luwu: Integrasi Nilai Keislaman dan Kearifan Lokal
DOI:
https://doi.org/10.1038/q3b2md45Kata Kunci:
Barasanji, Nilai Keislaman, Kearifan Lokal, Identitas BudayaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal dalam tradisi Barasanji pada masyarakat Luwu, Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber literatur seperti jurnal, tesis, dan dokumen budaya untuk mengeksplorasi bentuk, makna, dan fungsi tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barasanji bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi merupakan ruang sosial-kultural yang merepresentasikan harmoni antara ajaran Islam dan adat lokal. Nilai-nilai keislaman seperti keteladanan Nabi Muhammad SAW dan akhlak mulia berpadu dengan kearifan lokal seperti kebersamaan, gotong royong (Pesse), dan penghormatan terhadap martabat (Siri’). Integrasi ini berperan penting dalam memperkuat solidaritas sosial, membentuk identitas kolektif, serta menjaga keberlanjutan praktik keagamaan yang kontekstual. Di tengah perubahan sosial dan modernitas, tradisi Barasanji menunjukkan daya adaptasi yang fleksibel tanpa kehilangan esensi nilainya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Barasanji berfungsi sebagai mekanisme budaya yang efektif dalam pelestarian nilai, pendidikan karakter, dan penguatan kohesi sosial masyarakat Luwu. Implikasi dari temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan model pendekatan kultural dalam layanan konseling, pendidikan, dan program pelestarian budaya berbasis komunitas.
Unduhan
Referensi
Ainah, N. (2023). TRADISI PEMBACAAN KITAB MAULID BARZANJI DI KOTA KANDANGAN. 1.
Amalia, D. R. (2021). Akulturasi Budaya Bugis dengan Islam dalam Tradisi Barzanji di Sulawesi Selatan. Tebar Science : Jurnal Kajian Sosial Dan Budaya. https://doi.org/10.36653/akulturasi
Amin, Z. S., Erawati, D., & Wahid, M. I. (n.d.). TRADISI BARZANJI DAN MANAKIB SEBAGAI BASIS SOLIDARITAS SOSIAL: STUDI ETNOGRAFI MIGRAN DEMAK DI KECAMATAN KURUN, KALIMANTAN TENGAH.
Ashari, H. (n.d.). Tradisi “Berzanjen” Masyarakat Banyuwangi Kajian Resepsi Sastra terhadap Teks al-Barzanji.
Fuady, M. N., & Mukaddam, M. F. (2024). TRADISI PEMBACAAN MAULID BARZANJI PADA MASYARAKAT HULU SUNGAI SELATAN PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (STUDI ETNOGRAFI). JURNAL LENTERA PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO, 9(2), 315. https://doi.org/10.24127/jlpp.v9i2.3935
Handoyo, H., Khoiri, M., & Aldi Irfan, M. (2023). Nilai—Nilai Pendidikan Islam Yang Terkandung Dalam Pembacaan Kitab Al – Barzanji Pada Tradisi Pernikahan Di Desa Pematang Duku Timur. JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam, 2(1), 22–40. https://doi.org/10.33507/pai.v2i1.1115
Hasanah, U., Hamidah, H., Damayanti, S., Sahrani, A., Prasanti, N., Hamdi, A., & Hanida, R. S. (n.d.). Tradisi Maulid Al- Barzanji Untuk Menumbuhkan Kecintaan pada Nabi Muhammad SAW di Desa Aek Ngali.
Ibrahim, A. (2021). Peran Pondok Pesantren Dalam Melestarikan Tradisi Barzanji (Studi Kasus Pondok Pesantren Darussalam Pucang Kradinan Dolopo Madiun). Journal of Community Development and Disaster Management, 3(2), 43–57. https://doi.org/10.37680/jcd.v3i2.1033
Ichsan, N., & Mustafa, Z. (2025). TRADISI TAHLILAN DALAM BUDAYA LUWU : ANALISIS KRITIS PEMIKIRAN IBNU TAIMIYAH TENTANG BID’AH DAN TRADISI LOKAL. 8.
Khoiri, H. N., & Faristiana, A. R. (2021). Meningkatkan Minat Remaja Terhadap Tradisi Berzanji Dan Ad-Diba’i Demi Pemahaman Keagamaan. 1.
Muhammad, F., Fajrina, S., & Minawati, R. (2025). PEMBELAJARAN BARZANJI MELALUI MODEL COLLABORATIVE LEARNING DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN SENI BUDAYA BERBASIS KEARIFAN LOKAL: SEBUAH KAJIAN LITERATURE REVIEW. 10.
Mukarom, A. S., Furqon, S., & Busro, B. (2021). Tradisi Pembacaan Maulid Barzanji Dalam Perspektif Fenomenologi-Dekonstruksi Derrida. Al-Adyan: Journal of Religious Studies, 2(1), 18–37. https://doi.org/10.15548/al-adyan.v2i1.1978
Munir, D. R., Mukti, H. A., & Syarief, Y. S. (2024). Pendampingan Pembelajaran Kitab Al-Barzanji Sebagai Upaya Melestarikan Tradisi dan Menumbuhkan Karakter Cinta Kepada Rasulullah SAW. Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 29–36. https://doi.org/10.59997/awjpm.v3i2.4330
Nur, F., Rahmatia, R., & Syata, W. Muh. (2024). Penguatan Tradisi Barzanji di Kampung Bugis Desa Pinaesaan Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 918–925. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i4.921
Qomarullah, M., Fadillah, A. R., Yanti, S., Pratama, A., Qutni, D., & Wahyuni, N. (n.d.). Tradisi Maulid Al- Barzanji Untuk Menumbuhkan Kecintaan pada Nabi Muhammad SAW di Desa Bangun Rejo.
Ramadhani, N. F. (2024). PENGARUH SENI BARZANJI DALAM STRATEGI DAKWAH PADA MASYARAKAT NUSANTARA. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 98–106. https://doi.org/10.18860/mjpai.v3i2.10812
Risna Syaiful Bahri. (2023). Pendampingan Peningkatan Spiritual Masyarakat Desa Payung Melalui Kegiatan Tradisi Barzanji. Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 23–27. https://doi.org/10.59086/jpm.v2i1.120
Safitri, L., Khalid, N., Zulfa, F., Yusuf, I. A. W., & Nabila, S. (2024). Pendampingan Peningkatan Spiritual Masyarakat Desa Mekarjaya Melalui Kegiatan Tradisi Barzanji di Mushola Baitul Maghfiroh.
Salsa Bila Nakiah & Syeilendra Syeilendra. (2024). Struktur Penyajian Barzanji pada Acara Aqiqah di Kenagarian Batu Hampa Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan. Misterius : Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual., 1(4), 118–127. https://doi.org/10.62383/misterius.v1i4.465
Soapatty, N., Luhulima, Y. A. R., & Nufus, H. (n.d.). THE VALUES OF ISLAMIC EDUCATION IN THE READING BARZANJI TRADITION AT NEGERI LIANG MOLUCCAS.
Wahyuni, T., Chasanah, I. A. W., & Hidayatillah, T. P. (2025). Metafora Religiusitas dalam Syair Barzanji Karya Abu Ja’far Al Barzanji Telaah Sastra Islam. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1013–1024. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21748
Zakiyatinnisa, W., & Warman, A. (2025). Pentingnya Kegiatan Barzanji Untuk Mengembangkan Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Di Pondok Pesantren. 5(1).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Agama)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






