Model Konseling Berbasis Kearifan Lokal Kajang (Ammatoa) di Kabupaten Bulukumba

Penulis

  • Jumriyani Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar image/svg+xml Penulis

DOI:

https://doi.org/10.1038/t9qsrg73

Kata Kunci:

Konseling Berbasis Budaya, Ammatoa Kajang, Pasang ri Kajang, Permukiman Adat, Kearifan Lokal

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari model konseling berbasis kearifan lokal pada masyarakat adat Ammatoa Kajang di Kabupaten Bulukumba. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur. Untuk memahami bagaimana nilai kejujuran (lempu), kesederhanaan (kamase-mase), ketaatan (patuntung), kedisiplinan, dan keseimbangan manusia-alam terinternalisasi dalam struktur sosial dan permukiman, pasang ri Kajang sebagai pedoman adat yang mengatur seluruh aspek kehidupan. Menurut penelitian ini, nilai budaya yang membentuk struktur sosial komunitas dimanifestasikan melalui keseragaman arsitektur rumah, pembagian ruang sakral dan profan, batas wilayah adat, dan prinsip harmonisasi dengan alam. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut berfungsi sebagai identitas budaya dan juga sebagai alat untuk mengontrol sosial. Mereka juga berfungsi sebagai metode penyelesaian konflik dan sebagai bagian dari sistem konseling konvensional berbasis komunitas. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pengembangan permukiman adat Ammatoa Kajang telah memenuhi persyaratan kawasan strategis budaya yang ditetapkan dalam Permen PU No. 15 Tahun 2012, strategi diversifikasi menjadi metode penting untuk mengatasi kendala modernisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini mencapai kesimpulan bahwa model konseling berbasis kearifan lokal Kajang dapat dibuat dengan melibatkan tokoh adat, memasukkan nilai Pasang, dan memperkuat identitas budaya sebagai dasar untuk meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alqadri1, B., Kurniawansyah2, E., & Fauzan3, A. (2021). Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman HABITUASI NILAI-NILAI KARAKTER SEBAGAI PERILAKU ANTI KORUPSI PADA MASYARAKAT KAJANG. 8(1), 10–29. https://juridiksiam.unram.ac.id/index.php/juridiksiam

Arif, M., Zainuddin, Salle, & Aini, S. N. (2025). PASANG RI KAJANG: LEGAL INSTRUMENTS OF ENVIRONMENTAL JUSTICE FOR THE AMMATOA KAJANG COMMUNITY. Petita: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Syariah, 10(1), 146–163. https://doi.org/10.22373/petita.v10i1.516

Arumningtyas, R., Unde, A. A., & Fatimah, J. M. (2023). KOMUNIKASI SIMBOLIK RITUAL ANDINGINGI: PESAN MASYARAKAT ADAT AMMATOA KAJANG TENTANG PENTINGNYA MENJAGA HUTAN. Juni, 7(1), 19–32.

Asbi, A., Putri, W. A., Annisa, A., & Rezeki, S. (2024). Peran Nilai Budaya dalam Komunikasi Konseling Lintas Budaya. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1284–1291.

Badewi, M. H. (2018). Etika lingkungan dalam pasang ri kajang pada masyarakat adat Kajang. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(2), 66. https://doi.org/10.12928/citizenship.v1i2.13619

Batara, S., Arisaputri, N., Sasongko, I., Bendungan, J., & Malang, S. N. (2018). Pola Ruang Permukiman Berdasarkan Kearifan Lokal Kawasan Adat Ammatoa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba (Settlement Space Pattern Based on Local Wisdom Ammatoa Traditional Areakajang District Bulukumba Regency). Teknik PWk, 2(1), 1–11.

Elfira, E., Agustang, A., & Syukur, M. (2023). Prinsip Masyarakat Adat Kajang Dalam Mempertahankan Adat Istiadat (Studi Kasus Dalam Kawasan Adat Ammatoa). JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 7(1), 282–290. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4230

Elfira, E., Najamuddin, N., & Bahri, B. (2024). Adat Limayya dalam Struktur Lembaga Pemerintahan Adat Ammatoa di Tana Toa Kajang Bulukumba. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 3099–3116.

Enkin Asrawijaya. (2024). Traditional Ecological Wisdom for the Resilience of Indigenous Peoples in Indonesia. Besari: Journal of Social and Cultural Studies, 1(2), 59–77. https://doi.org/10.71155/besari.v1i2.29

Erawati, E. (2016). Pola Permukiman Tradisional Kajang. Kapata Arkeologi, 12(2), 147. https://doi.org/10.24832/kapata.v12i2.310

Farjantoki, B., Asiyah, S., Febriyanti, A., Raden Intan Lampung, U., Bina Bangsa, U., & Artikel, R. (2025). EKSISTENSIAL HUMANISTIK BERBASIS NILAI-NILAI BUDAYA DALAM PRAKTIK KONSELING MULTIKULTURAL (Vol. 1, Issue 1).

Fathor, R. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Stain Press Kediri.

Furqan, F., Hamza, Y. A., & Sapada, A. T. (n.d.). Analisis Tanggung Jawab Hukum Operator Telekomunikasi dalam Kasus Kebocoran Data Pribadi Akibat Recycle Nomor Ponsel.

Hadis Badewi, M., Muhammadiyah Palopo, S., Selatan, S., & penulis, K. (2018). Etika lingkungan dalam pasang ri kajang pada masyarakat adat Kajang (Vol. 1, Issue 2). http://journal.uad.ac.id/index.php/citizenship

Hanifah, G., Jannah, N. H., Azahra, S., Naswa, V., Rahman, A., Putri, S. A., & Ahman, A. (2025). Studi Etnografi dalam Penelitian Bimbingan dan Konseling. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, 4(2). https://doi.org/10.56910/jispendiora.v4i2.2450

Hijjang, P. (2014). Pasang dan Kepemimpinan Ammatoa: Memahami Kembali Sistem Kepemimpinan Tradisional Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Sumberdaya Hutan di Kajang Sulawesi Selatan. Antropologi Indonesia, 29(3), 255–269. https://doi.org/10.7454/ai.v29i3.3545

History, A. (2020). http://journal2.um.ac.id/index.php/jktp/index KAJIAN TEORI DALAM PENELITIAN. JKTP Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 3(1), 49–58.

Ichwan, M., Reskiani, U., Indah, A. L., Makmur, A. N. A. F., & Djafar, E. M. (2021). Pasang ri Kajang: Tradisi Lisan Masyarakat Adat Ammatoa Suku Kajang dalam Pembentukan Karakter Konservasi. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 7(4), 133–142.

Jalal, J., Akhiruddin, A., Salemuddin, Muh. R., Iskandar, A. M., Sriwahyuni, S., & Kasim, H. (2024). Social Construction for Maintaining Local Wisdom: Study of Kajang Community, South Sulawesi, Indonesia. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 8(1), 95–110. https://doi.org/10.21580/jsw.2024.8.1.18839

Jasmine, L. F., Saharuddin, Murdianto, & Abdulkadir, M. (2023). Perilaku Masyarakat Adat terhadap Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam (Kasus: Masyarakat Adat Baduy). Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 7(2), 249–265. https://doi.org/10.29244/jskpm.v7i2.951

Khusniyah, S. K., Aftiani, H., & Krisetyo Nugrahani, A. (2025). Multicultural Counseling Approach: Understanding the Role of Culture in Counseling Relationship Dynamics and Counselor Competence Development. QUANTA Journal: Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 9(3), 319–327. https://doi.org/10.22460/quanta.v9i3.6167

Naben, J. S., Damayanti, Y., & Pello, S. C. (2024). Ethnic Identity and Psychological Well-Being in Migrant Student of Manggarai at the Kupang City. In Journal of Health and Behavioral Science (Vol. 6, Issue 3).

Osman, W. W., Wunas, S., & Arifin, M. (2000). Meso-Scale Spatial of Ammatoa Kajang Settlement Reviewed By the Local Wisdom Value “ Pasang Ri Kajang .” 11(10), 1–8. https://doi.org/10.34218/IJARET.11.10.2020.061

Pasang ri Kajang. (2025). 2018, 2024.

Abdul Hafid (2013). SISTEM KEPERCAYAAN PADA KOMUNITAS ADAT KAJANG DESA TANAH TOWA KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA BELIEF SYSTEM IN INDIGENOUS COMMUNITY OF KAJANG IN THE VILLAGE OF TANAH TOWA, DISTRICT OF KAJANG, REGENCY OF BULUKUMBA.

Penelitian, J., & Pendidikan, I. (2025). Model-Model Penelitian Kualitatif: Literature Review. 4, 341–354.

Putri, S. A., & Rahman, A. (2021a). INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL SERVICE AND RESEARCH RITUAL ANDINGINGI CULTUR KAJANG AMMATOA. https://ijssr.ridwaninstitute.co.id/index.php/ijssr/

Rasyid Ridha, M., Widya Wati, F., Dewi Kabubu, R., & Sumardin, O. (2025). Nilai-Nilai Pembelajaran Sejarah Masyarakat Adat Kajang: Studi Etnografi Nilai Falsafah Pasang ri Kajang. https://doi.org/10.37905/jhcj.v7i2.31791

Rukmana, W. A., Fitriya Romadhoni, N., Irianawati, D. A., Rismawati, M., & Firdausi, F. N. (n.d.). THE 2 nd INTERNATIONAL CONFERENCE ON GUIDANCE AND COUNSELING “COUNSELING RESONANCES ON MENTAL HEALTH EMERGENCIES AND AWARENESS” MULTICULTURAL COUNSELING: EXPLORING LOCAL WISDOM IN COUNSELING APPROACHES. www.icgc.unesa.ac.id

Santoso, D., Faniza, S. S. N., Fitara, H. D., Febriansyah, A. L., Pangestu, D. F. R., Cahyanti, R. N., & Setyaputri, N. Y. (2025). Integritas Nilai-nilai Budaya dalam Karawitan pada Layanan Bimbingan dan Konseling Berbasis Kearifan Lokal. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 4, 446–450.

Sartika, S., Kamaruddin, S. A., Adam, A., Ihsan, A., & Samad, A. (2024). Existence of the Indigenous Community Ammatoa Kajang. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS), 6(2), 514–520. https://doi.org/10.56338/ijhess.v6i2.5266

Sitti Rabiatul Wahdaniyah Herman, & Supriadi Takwim. (2022). FALSAFAH KAMASE-MASE SUKU KAJANG DALAM PENERAPAN TATA KELOLA KEBIJAKAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG. Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin Dan Filsafat, 18(2), 323–350. https://doi.org/10.24239/rsy.v18i2.1176

Sosial, J. I., & Issn, H. (2022). The local wisdom of the. 24(3), 313–323.

Susanti, E., Auliyah, B. I., & Anggriani, R. (n.d.). ANALISIS PERBANDINGAN PASANG RI KAJANG (TALLASA KAMASE-MASE) DENGAN SYARIAT ISLAM.

Syarif, E., Evita, Putri, R. H., Tripakdi, A., Samsu, T. H., Ilham, M. D. M., Hamrul, A. A. A., & Sanjaya, A. (2021). Transformasi Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Karakter Penerbit Cv. Eureka Media Aksara.

Teknik, J., Wilayah, P., Kota, D. A. N., Sains, F., Teknologi, D. A. N., & Makassar, U. I. N. A. (2017). ( M ).

Universitas, N. R., Negeri, I., & Makassar, A. (n.d.). Peranan Kearifan lokal (local wisdom) dalam Menjaga Keseimbangan Alam (Cerminan Masyarakat Adat Ammatoa di Kajang) (Vol. 23, Issue 1).

Wijaya, H. (2018). Nilai-Nilai Pasang ri Kajang pada Adat Ammatoa Sebagai Local Wisdom Untuk Mewujudkan Karakter Peduli Lingkungan Dalam Pendidikan Masa Kini. Jurist-Diction, 2(1), 28–39.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-24

Cara Mengutip

Model Konseling Berbasis Kearifan Lokal Kajang (Ammatoa) di Kabupaten Bulukumba. (2025). JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial Dan Agama), 1(1), 700-713. https://doi.org/10.1038/t9qsrg73