Nilai-nilai Budaya Dalam Tradisi Mappasikarawa di Kabupaten Pinrang Sebagai Landasan Koseling Pernikahan Islami
DOI:
https://doi.org/10.1038/v4dses77Keywords:
Nilai-nilai Budaya, Tradisi Mappasikarawa, Konseling Pernikahan IslamiAbstract
Tradisi Mappasikarawa pada pernikahan masyarakat Bugis di Kabupaten Pinrang menyimpan kekayaan nilai budaya yang penting, namun belum banyak dimanfaatkan sebagai bagian dari konseling pernikahan Islami. Permasalahan utama penelitian ini adalah minimnya penggunaan kearifan lokal dalam proses konseling, sehingga nasihat yang diberikan sering kali kurang sesuai dengan pengalaman budaya pasangan. Penelitian ini bertujuan menggali makna simbolik dalam Mappasikarawa, mengidentifikasi nilai-nilai yang sejalan dengan konsep keluarga sakinah, serta menjelaskan bagaimana nilai tersebut dapat memperkuat pendekatan konseling pernikahan Islami. Menggunakan metode library research, data dihimpun dari skripsi, artikel ilmiah, dan dokumen budaya Bugis yang tersedia secara terbuka, kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan pola nilai dan landasan religius dalam prosesi adat tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mappasikarawa mengandung pesan tentang kesetaraan, penghormatan, tanggung jawab bersama, dan pola komunikasi yang lembut nilai-nilai yang serasi dengan ajaran Islam tentang keharmonisan rumah tangga. Dengan demikian, tradisi ini berpotensi menjadi sumber kearifan lokal yang mampu memperkaya konseling pernikahan Islami agar lebih kontekstual, dekat dengan kehidupan pasangan, dan lebih efektif dalam membantu mereka membangun keluarga yang harmonis serta bernilai spiritual.
Downloads
References
Alfi Kamelia Mubarok, Tazkia Aulia Az-Zahra, Lia Choirunisa, & Bakhrudin All Habsy. (2025). Konseling Kejatmikaan: Integrasi Kearifan Lokal dalam Praktik Konseling di Indonesia. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(2), 284–293. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i2.796
Amruddin, dkk. (2022). BUKU METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF _ ANOVA.
Bakry, K., Al, S., Adat, F., & Pada, M. (2020). 611 Syandri.
Buana, I. R. T., Rakhmanita, A., Jannah, I. M., Rachmawati, A. P., Nabella, K. P., & Khusumadewi, A. (2025). Integrasi Konseling Multibudaya dalam Eksplorasi Nilai Kearifan Lokal Budaya “Pappaseng” pada Suku Bugis. TSAQOFAH, 5(4), 2984–2995. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i4.6069
Damayanti, A., & Salami, U. (2022). Tinjauan Hukum Islam pada Praktik Mappasikarawa Dalam Perkawinan Suku Bugis. Ulumul Syar’i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum Dan Syariah, 11(1), 2022. https://doi.org/10.52051/ulumulsyari.v10i
Ghoffar, H., Ahman, A., & Ilfiandra, I. (2024a). Integration of Ethno-Counseling in Preserving Local Wisdom Values in Batak Mandailing Traditional Wedding Ceremonies. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 6(3). https://doi.org/10.51214/002024061069000
Ghoffar, H., Ahman, A., & Ilfiandra, I. (2024b). Integration of Ethno-Counseling in Preserving Local Wisdom Values in Batak Mandailing Traditional Wedding Ceremonies. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 6(3). https://doi.org/10.51214/002024061069000
Hasni, H., & Nur, R. J. (2024). Reconstructing Gender Roles in Siriâ€TM na Pacce Culture in the Modern Era: Challenges and Opportunities. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 26(2), 158–166. https://doi.org/10.25077/jantro.v26.n2.p158-166.2024
Hasni, H., Supriatna, N., Sapriya, S., Winarti, M., & Wiyanarti, E. (2022). Integration of Bugis-Makassar Culture Value of Siri’ Na Pacce’ through Social Studies Learning in The Digital Age. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 5959–5968. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.2151
Izzah Subhan, N., Basuki, A., Silmi Sabila, N., & Silvia Wulandari, A. (2023). NILAI BUDAYA SIPAKATAU MASYARAKAT BUGIS DALAM KONSELING ANALISIS TRANSAKSIONAL: LITERATURE REVIEW. In Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia (Vol. 8).
Jusmia. (2021). 15.2100.032.
Manuputty, F., & Debby Makaruku, N. (2024). Building a Harmonious Family: Combining Cultural Heritage and Religious Values in Ambon City Article Info ABSTRACT. In West Science Social and Humanities Studies (Vol. 02, Issue 01).
Nabil Hukama Zulhaiba Arjani, Dominick Hoki Pinky, Adisty Puji Nurjayanti, Hanifah Hafshoh, & Wismanto Wismanto. (2024). Pernikahan dalam Islam Membina Keluarga yang Sakinah Mawaddah dan Rahmah. Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 140–150. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i1.292
Noviyanti, R. I. (2020). Kontribusi Komunikasi Islami Dalam Konseling Keluarga. 15(2). https://doi.org/10.24042/bu.v15i2.6825
Nurasyisa. (2023). INTERAKSIONISME SIMBOLIK DALAM TRADISI MAPPASIKARAWA PADA PERNIKAHAN ADAT BUGIS DI DESA KALAENA KECAMATAN WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR.
Safitri, A., Kuasa Baka, W., & Hermina, S. (2018). TRADISI MAPASIKARAWA DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT BUGIS DI KECAMATAN WOLO KABUPATEN KOLAKA. LISANI: Jurnal Kelisanan Sastra Dan Budaya, 1. http://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani
Safitri, R. A., Nilfatri, N., & Haeran, H. (2025). Review of Islamic Law on Implementation Tradition Bugis; Sompa and Mappasikarawa. Zabags International Journal of Economy, 3(1), 92–100. https://doi.org/10.61233/zijec.v3i1.97
Salim, A., Suardi, I., Sekolah, W., Agama, T., & Sorong, I. N. (2018). PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MASYARAKAT BUGIS Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam 11 (1) (2018) 41-62. https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/ijtimaiyya/index
Samsiatul, O. :, Pembimbing, H., Noor, D., Salam, E., Jurusan, M. S., & Komunikasi, I. (2024). MAKNA SIMBOLIK TRADISI “MAPPASIKARAWA” DALAM PERNIKAHAN SUKU BUGIS DI DESA SENCALANG KECAMATAN KERITANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR. In JOM FISIP (Vol. 11).
Sari, I. A., & Nurfadillah, N. (2022). TRADISI MAPPASIKARAWA DALAM PERNIKAHAN ADAT BUGIS DI DESA BARINGENG KABUPATEN SOPPENG. Social Landscape Journal, 4(1), 32. https://doi.org/10.56680/slj.v4i1.41487
Syam, H., Aliya, A., Putalo, A., & Usman Matondang, A. (2025). Konseling Keluarga dalam Perspektif Budaya Indonesia. 172–178. https://doi.org/10.62383/aktivisme.v2i3.1037
Ubaedillah, A., & Sarnoto, A. Z. (2022). MODEL PENDIDIKAN PRANIKAH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (STUDI EMPRIS KEHIDUPAN PERNIKAHAN DI KOTA BOGOR). 2.
Valencya, N., Linsetyowati, N. C. C., Arfianti, Y. P., Zuhriyah, S. A., Musyaffa, A. F., & Khusumadewi, A. (2025). Kearifan Lokal Hasthalaku sebagai Pendekatan Konseling Multibudaya untuk Meningkatkan Harmoni Sosial. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 747–757. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.383
Widiantini, N., & Fahmudin, M. (2024). Family Guidance for Sakinah: Building Family Harmony Through Islamic Values. 6(3), 194–200. https://doi.org/10.15575/kp.v6i3.44636
Yunus. (2024). Strengthening Marriages Through Ati Maccinong’s Ethical Values. Hikmatuna : Journal for Integrative Islamic Studies, 10(1), 89–103. https://doi.org/10.28918/hikmatuna.v10i1.8606
Zainuri, M. I., Pajarianto, H., Anuar, A. Bin, & Suarja, S. (2025). Marital interaction value-based counseling as a strategy to build muslim family resilience. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 13(2), 379–390. https://doi.org/10.29210/1157000
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






