Nilai Gotong Royong dan Solidaritas Sosial Tradisi Mappadendang dalam Konseling Berbasis Budaya

Authors

  • Nur Fauziah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.1038/w14njr15

Keywords:

Mappadendang, Gotong Royong, Solidaritas Sosial, Konseling Berbasis Budaya

Abstract

Penelitian ini menggali lebih dalam tentang nilai gotong royong dan kebersamaan dalam tradisi Mappadendang di kalangan masyarakat Bugis, khususnya di Soppeng. Juga, melihat bagaimana tradisi ini bisa dipakai dalam praktik konseling yang berlandaskan budaya. Metode yang dipakai adalah studi pustaka, yaitu menelaah berbagai sumber seperti artikel ilmiah, skripsi, laporan kegiatan masyarakat, dan sumber online lainnya. Hasilnya, Mappadendang bukan hanya ritual syukuran panen yang menjaga identitas budaya, tapi juga cara mempererat hubungan sosial lewat gotong royong, pembagian tugas antar generasi, serta komunikasi lewat lagu, pantun, dan gerakan tubuh. Hal-hal ini bisa diterapkan dalam konseling komunitas, misalnya lewat sesi kelompok dengan nyanyian bersama dan kegiatan gotong royong yang terstruktur, dengan tetap menghormati nilai-nilai lokal dan melibatkan tokoh adat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

-

Published

2025-12-10

How to Cite

Nilai Gotong Royong dan Solidaritas Sosial Tradisi Mappadendang dalam Konseling Berbasis Budaya. (2025). JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial Dan Keagamaan), 1(1), 293-304. https://doi.org/10.1038/w14njr15

Most read articles by the same author(s)