Hubungan Fear of Missing Out (FoMo) dengan Kualitas Ibadah Mahasiswa Muslim di Perguruan Tinggi Kota Makassar
Keywords:
Fear of Missing Out, Kualitas Ibadah, Mahasiswa Muslim, Media SosialAbstract
Perkembangan media sosial yang begitu pesat belakangan ini ternyata membawa dampak psikologis yang tidak bisa dianggap sepele, salah satunya adalah munculnya fenomena Fear of Missing Out (FoMO). FoMO sendiri bisa dipahami sebagai perasaan cemas atau gelisah yang muncul ketika seseorang merasa dirinya tertinggal dari informasi, tren, maupun momen yang sedang ramai dibicarakan di lingkungan sosialnya. Fenomena ini banyak ditemui di kalangan mahasiswa, termasuk mahasiswa muslim yang sebenarnya dituntut untuk tetap menjaga konsistensi ibadahnya di tengah derasnya arus informasi dan tingginya frekuensi mereka mengakses media sosial setiap hari. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini disusun untuk melihat sejauh mana hubungan antara FoMO dengan kualitas ibadah pada mahasiswa muslim di beberapa perguruan tinggi di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 27 mahasiswa muslim yang dipilih melalui teknik purposive sampling agar sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, yang sebelum digunakan terlebih dahulu diuji validitas, reliabilitas, dan normalitasnya guna memastikan kelayakan instrumen. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment serta regresi linear sederhana untuk melihat pola dan kekuatan hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara FoMO dan kualitas ibadah mahasiswa, dengan koefisien korelasi sebesar -0,483 dan nilai signifikansi 0,011 (p < 0,05), yang berarti hubungan tersebut cukup kuat dan bukan sekadar kebetulan secara statistik. Adapun nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,234 mengindikasikan bahwa FoMO turut menyumbang sekitar 23,4% terhadap variasi kualitas ibadah mahasiswa, sementara 76,6% sisanya kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini, seperti lingkungan keluarga, tekanan akademik, atau kondisi psikologis individu.
Downloads
References
Arifin, B. S. (2015). Psikologi Agama. Bandung: Pustaka Setia.
Ayu, N. P., & Safitri, D. (2025). Hubungan sindrom fear of missing out (FOMO) terhadap perilaku konsumtif pada mahasiswa. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 3(2), 1-18.
Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Boeker, M., & Urman, A. (2022). An Empirical Investigation of Personalization Factors on TikTok. In WWW 2022 - Proceedings of the ACM Web Conference 2022 (Vol. 1, Nomor 1). Association for Computing Machinery. https://doi.org/10.1145/3485447.3512102
Chiossi, F., Haliburton, L., Ou, C., Butz, A. M., & Schmidt, A. (2023). Short-Form Videos Degrade Our Capacity to Retain Intentions: Effect of Context Switching On Prospective Memory. Conference on Human Factors in Computing Systems - Proceedings, 1(1). https://doi.org/10.1145/3544548.3580778
Desky, A. F. (2024). Pengaruh perubahan sosial dan perilaku konsumtif terhadap fear of missing out (FoMO) pada mahasiswa muslim di perkotaan. JSAI: Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 5(3), 368-385.
Fadhila, A. R., Hermawan, N. N., & Surahman, C. (2024). Mengungkap budaya FOMO dan adiksi media sosial: Tanggapan mahasiswa Muslim di era digital. Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia, 3(5), 137-150.
Nasrudin, E., & Jaenudin, U. (2021). Psikologi Agama dan Spiritualitas: Memahami Perilaku Beragama dalam Perspektif Psikologi. Bandung: Pustaka Setia.
Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841-1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014
Rahmat, J. (2007). Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sianipar, N. A., & Kaloeti, D. V. S. (2019). Hubungan antara regulasi diri dengan fear of missing out (FoMO) pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Jurnal Empati, 8(1), 136-143.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Suryadi, B., & Hayat, B. (2021). Religiusitas: Konsep, Pengukuran, dan Implementasi di Indonesia. Jakarta: Bibliosmia.
Wisanggeni, A. S., Wahyuni, E., & Jakarta, U. N. (2025). The Relationship Between Social Media Addiction and Depression: A Systematic Review. European Archives of Social Sciences, 2(3), 657-671. https://doi.org/10.35365/eass.25.3.06
Yusuf, R., Arina, A., Samhi Mu'awwan A. M., M., Syukur, M., & Ridwan Said Ahmad, M. (2023). Fenomena fear of missing out (FoMO) pada mahasiswa pendidikan sosiologi Universitas Negeri Makassar. Comserva: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






