Nilai-Nilai Adat Menre Bola Baru dalam Suku Bugis Pinrang sebagai Landasan Konseling Berbasis Budaya Lokal
DOI:
https://doi.org/10.1038/3x64ce16Keywords:
Menre Bola Baru, kearifan lokal Bugis, nilai filosofis, solidaritas sosial, konseling budayaAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari makna sosial, filosofis, dan spiritual dari tradisi Menre Bola Baru dalam masyarakat Bugis serta bagaimana hal itu berdampak pada praktik konseling berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka, yang berarti membaca buku, jurnal, dan dokumen yang berkaitan dengan tradisi Bugis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Menre Bola Baru memiliki makna filosofis sebagai penyelarasan manusia dengan ruang hidup dan alam semesta; nilai sosial yang mendorong solidaritas dan kohesi melalui prinsip sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi; dan dimensi spiritual yang menekankan keseimbangan antara upaya manusia dan restu Ilahi. Nilai-nilai ini memberikan standar kultural dan etis yang relevan untuk digunakan dalam konseling, pendidikan karakter, dan pelestarian budaya. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman kearifan lokal sangat penting untuk membangun intervensi psikologis yang sensitif terhadap konteks budaya.
Downloads
References
Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., S Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Alif, M., S Solihin, O. (n.d.). KAJIAN TINJAUAN LITERATUR DALAM PENELITIAN SOSIAL (Vol. 11, Issue 2).
Alim Mappiasse, A. H. A., S Achmad, M. (2024). An Islamic Law Sociology Review on Menre’ Bola Baru Tradition in Bugis Community. Syarah: Jurnal Hukum Islam & Ekonomi, 13(1), 135–154. https://doi.org/10.47766/syarah.v13i1.2548
ANGKA, A. (n.d.). MAKNA RITUAL MENRE’BOLA BARU PADA MASYARAKAT LAJOKKA KECAMATAN TANASITOLO KABUPATEN WAJO.
Djovana, A. E. F., Habsy, B. A., Purwoko, B., S Nursalim, M. (2023). Konseling Lintas Budaya Gus Dur. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 13(2), 191–213.
Hidayati, S., Rahman, N., Rahman, F., S Hadrawi, M. (2024). Ménréq Bola: Analyzing Artifacts in the Bugis Permission Request Tradition (pp. 142–154). https://doi.org/10.2991/978-2-38476-261- 3_13
Ilmiah Pengkajian Pendidikan, J., dan Kemasyarakatan, H., S DDI Maros, S. (2024). NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA BUDAYA LOKAL SIPAKATAU SIPAKALEBBI SIAPAKINGE DI MASYARAKAT RI BALLA LOMPOA KELURAHAN BAJU BODOA KECAMATAN MAROS BARU KABUPATEN MAROS (Vol. 1, Issue 1).
Indrawati, M., S Sari, Y. I. (2024). Memahami warisan budaya dan identitas lokal di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS, 18(1), 77–85.
Laente, H. (n.d.-a). MAKNA DAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL ARSITEKTUR RUMAH TRADISIONAL BUGIS (BOLA).
MAKNA RITUAL MENRE’ BOLA BARU PADA MASYARAKAT LAJOKKA KECAMATAN TANASITOLO KABUPATEN WAJO. (n.d.).
Manuputty, F., Afdhal, A., S Makaruku, N. D. (2024). Membangun keluarga harmonis: Kombinasi nilai adat dan agama di Negeri Hukurila, Maluku. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 13(1), 93–102.
Mufidha, G., Mallongi, A. A., S Rahmadani, A. (2025a). THE TRADITION OF MENRE BOLA’BARU: Reflection of Pancasila Values in Realizing Interfaith Harmony in Bugis Soppeng Society. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 12(1), 45–68.
Nurmalasari, A., S Andry W Mamonto, M. W. (2020). EKSPLORASI NILAI-NILAI SIPAKATAU SIPAKAINGE SIPAKALEBBI BUGIS MAKASSAR DALAM UPAYA PENCEGAHAN SIKAP INTOLERANSI. In Alauddin Law Development Journal (Vol. 2). https://www.suara.com/news/2017/03/28/171418/akibat-isu-sara-di-pilkada-dki-anak-sd- jadi-bahaya-seperti-
Rosmida, R., Ilahi, K., S Hasbullah, H. (2021). TRADISI MENRE’BOLA BARU Studi pada Masyarakat Bugis Di Desa Sencalang Kabupaten Indragiri Hilir. Nusantara; Journal for Southeast Asian Islamic Studies, 17(2), 92–99.
Sari, A. N., Nur, F., Rizkyanti, R., Kuswanto, R. T., Dewi, A. F., Hoeruman, M. R., S Subha, R. (2024). Nilai Filosofis dan Sosio-Kultural dalam Tradisi “Mapatettong Bola”: Suatu Pendekatan Etnopedagogi. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 4(3), 1554–1566.
Sipakainge, dan, S Komunitas Peduli Anak Jalanan Makassar Rahmawaty, di. (n.d.). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai budaya Bugis. https://doi.org/10.21831/jpka.v14i2.63715
Tobing, M. S., Nurjannah, D., Sunan, U., S Yogyakarta, K. (n.d.). Pola Asuh Anak Menurut Baumrind dengan Pola Asuh Perspektif Islam. https://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/jek
Ufie, A. (2017). Mengonstruksi nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) dalam pembelajaran muatan lokal sebagai upaya memperkokoh kohesi sosial (studi deskriptif budaya Niolilieta masyarakat adat Pulau Wetang Kabupaten Maluku Barat Daya, Propinsi Maluku). Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran (JPP), 23(2), 79–89.
Yahya, H. (2018). Tradisi Menre’bola Baru Masyarakat Bugis di Desa Kampiri Kecamatan Citta Kabupaten Soppeng (Studi Terhadap Nilai Kearifan Lokal). Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah, 4(2), 214–234.
Yunus, P. P. (2012). Makna simbol bentuk dan seni hias pada Rumah Bugis Sulawesi Selatan.
Panggung, 22(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






