Implementasi Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.1038/ct1f6m85Keywords:
Bantuan Langsung Tunai, Perlindungan Sosial, Kesejahteraan Masyarakat, Kebijakan PublikAbstract
Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan salah satu instrumen kebijakan perlindungan sosial yang digunakan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Program BLT serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis artikel ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi kebijakan yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi BLT berperan penting dalam menjaga daya beli rumah tangga, meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar, dan mengurangi tekanan ekonomi jangka pendek, terutama pada saat terjadi krisis. Namun demikian, efektivitas program masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain ketidaktepatan sasaran penerima manfaat, keterbatasan kapasitas kelembagaan daerah, serta lemahnya mekanisme pengawasan. Kajian ini menyimpulkan bahwa BLT efektif sebagai instrumen perlindungan sosial jangka pendek, tetapi memerlukan penguatan tata kelola, pembaruan data penerima, serta integrasi dengan program pemberdayaan ekonomi agar mampu memberikan dampak kesejahteraan yang lebih berkelanjutan.
Downloads
References
Adato, M., S Hoddinott, J. (2018). Perlindungan sosial, produktivitas, dan pasokan tenaga kerja: Bukti dari program bantuan tunai. World Development, 103, 65–79.
Alatas, V., Banerjee, A., Hanna, R., Olken, B. A., S Tobias, J. (2016). Penargetan penduduk miskin: Bukti eksperimen lapangan di Indonesia. American Economic Review, 106(2), 120–144.
Banerjee, A., Niehaus, P., S Suri, T. (2017). Bantuan tunai dan kesejahteraan di negara berkembang. Annual Review of Economics, 9, 959–983.
Barrientos, A. (2017). Bantuan sosial di negara berkembang. Cambridge Journal of Economics, 41(3), 743–759.
Bastagli, F., Hagen-Zanker, J., Harman, L., Barca, V., Sturge, G., S Schmidt, T. (2016).
Bantuan tunai: Apa yang ditunjukkan oleh bukti empiris. Overseas Development Institute.
Gentilini, U., Almenfi, M., S Dale, P. (2022). Respons perlindungan sosial dan ketenagakerjaan terhadap COVID-19. World Bank.
Haushofer, J., S Shapiro, J. (2016). Dampak jangka pendek bantuan tunai tanpa syarat.
Quarterly Journal of Economics, 131(4), 1973–2042.
Lewis, B. D. (2019). Desentralisasi dan bantuan sosial di Indonesia. Journal of Southeast Asian Economies, 36(2), 221–245.
Moffitt, R. A. (2016). Kesejahteraan sosial dan kemiskinan dalam perspektif kebijakan publik. Demography, 53(3), 729–749.
Snyder, H. (2019). Kajian literatur sebagai metode penelitian. Journal of Business Research, 104, 333–339.
Suryahadi, A., S Izzati, R. (2018). Dampak bantuan tunai terhadap pengurangan kemiskinan di Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 54(1), 1–25.
Suryahadi, A., Al Izzati, R., S Yumna, A. (2021). Dampak program bantuan sosial COVID- 19 terhadap kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia. Asian Economic Papers, 20(3), 1–20.
TNP2K. (2020). Efektivitas penyaluran bantuan sosial tunai di Indonesia. Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.
World Bank. (2023). Kajian kemiskinan Indonesia: Jalan keluar dari kemiskinan. Washington DC: World Bank Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






