Pengaruh Relasi Keluarga Terhadap Keputusan Pernikahan Dini Pada Remaja dalam Keranga Kesejahteraan Sosial Di Borong Raya Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.1038/1dk2sr40Keywords:
Pernikahan Dini, Remaja, Relasi Keluarga, Kesejahteraan Sosial, Keputusan PernikahanAbstract
Pernikahan dini pada remaja merupakan fenomena sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah relasi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruhrelasi keluarga terhadap keputusan pernikahan dini pada remaja di Borong Raya, Kota Makassar, dengan perspektif kesejahteraan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner terhadap remaja yang telah menikah dini serta anggota keluarganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas relasi keluarga, termasuk komunikasi, dukungan emosional, dan keterlibatan orang tua dalam kehidupan remaja, berperan signifikan dalam memengaruhi keputusan untuk menikah pada usia dini. Relasi keluarga yang kurang harmonis cenderung mendorong remaja mengambil keputusan pernikahan dini sebagai bentuk pelarian atau pemenuhan kebutuhan emosional. Sebaliknya, relasi keluarga yang positif mampu menunda keputusan pernikahan dini dan meningkatkan kesejahteraan sosial remaja dengan menyediakan dukungan psikososial yang stabil. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan relasi keluarga merupakan salah satu strategi penting dalam pencegahan pernikahan dini sekaligus peningkatan kesejahteraan sosial remaja di komunitas.
Downloads
References
Arifin, R. (2017). Relasi keluarga dan keputusan pernikahan dini pada remaja di Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(1), 23–32.
Hidayat, F. (2018). Kesejahteraan sosial remaja dan faktor keluarga: Studi kasus di kota Makassar. Jurnal Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial, 6(2), 45–54.
Kartika, D. P. (2019). Dinamika pengambilan keputusan pernikahan pada remaja: Perspektif keluarga. Jurnal Psikologi Remaja, 11(1), 12–20.
Sari, N. M. (2020). Peran dukungan keluarga dalam mencegah pernikahan dini remaja. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 9(2), 31–40.
Maulana, A. (2016). Strategi keluarga dalam mendampingi remaja mencegah pernikahan dini. Jurnal Konseling dan Keluarga, 7(2), 57–65.
Martin, J. N., & Nakayama, T. K. (2017). Intercultural communication in contexts (7th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Nurhadi, S. (2015). Komunikasi dan relasi keluarga dalam pencegahan pernikahan dini remaja. Jurnal Komunikasi Keluarga, 5(1), 23–30.
Oktaviani, R. (2019). Tekanan sosial keluarga dan keputusan pernikahan dini pada remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 8(1), 15–22.
Putri, L. A., & Rahman, H. (2020). Faktor keluarga dan lingkungan dalam perilaku pernikahan dini remaja. Jurnal Kesejahteraan Sosial dan Remaja, 10(2), 45–53.
Santoso, B. (2018). Pola komunikasi orang tua dan pengaruhnya terhadap keputusan pernikahan dini. Jurnal Psikologi dan Konseling, 9(1), 33–42.
Amalia, R., & Wulandari, S. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku pernikahan dini remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 12(2), 25–34.
Arsyad, M. (2018). Keluarga sebagai faktor protektif terhadap pernikahan dini. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 7(1), 41–50.
Dewi, P. R. (2020). Dukungan emosional keluarga dan keputusan pernikahan pada remaja. Jurnal Psikologi Sosial Indonesia, 8(3), 56–64.
Hidayatullah, R. (2016). Peran komunikasi keluarga dalam pengambilan keputusan remaja. Jurnal Konseling dan Psikologi, 5(1), 12–21.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






