Pola Interaksi Keluarga terhadap Lansia dalam Perspektif Nilai Budaya Bugis-Makassar di Wilayah Pedesaan

Authors

  • Nurul Hakiki Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.1038/98g9wd82

Keywords:

Lansia, Dukungan Keluarga, Interaksi Asosiatif, Budaya Bugis Makassar

Abstract

Meningkatnya populasi lanjut usia menuntut penguatan peran keluarga dalam menjaga kesejahteraan lansia, khususnya di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola interaksi keluarga serta peran nilai budaya Bugis-Makassar dalam perawatan lansia melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa interaksi keluarga bersifat asosiatif, ditandai dengan komunikasi intensif, gotong royong, dan keterlibatan simbolik lansia dalam pengambilan keputusan keluarga. Praktik perawatan tersebut berlandaskan nilai siri’, sipakatau, sipakalebbi, dan pacce yang menempatkan perawatan lansia sebagai kewajiban moral. Integrasi dukungan emosional dan instrumental berbasis budaya ini berkontribusi dalam menjaga kesejahteraan dan keharmonisan keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, A. K. (2025). Dukungan Keluarga Terhadap Kemandirian Lansia Dalam Aktivitas Sehari-Hari: Studi Kualitatif Di Puskesmas Mangasa Kota Makassar. 16(1), 46–50.

Amitra, C. A. (2019). Penerapan komunikasi budaya 3s (sipakatau, sipakalebbi, Sipakainge) dalam pembinaan lanjut usia di panti sosial tresna werdha gau mabaji kabupaten gowa. 222–230.

Auliah Safitri. (2020). Budaya Siri’ Na Pacce Dan Sipakataudalam Interaksi Sosial Masyarakat Sulawesi Selatan. 01(June), 102–111.

Baso, A., Assaad, M., S Ondeng, S. (2022). Memahami dan Mengaplikasikan Konsep Dasar Penelitian Pustaka Bidang Pendidikan. 12(20), 78–85.

Derang, I., Ginting, A. A. Y., S Sitohang, F. M. (2024). Hubungan Interaksi Sosial Dengan Kualitas Hidup Lansia Di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Dinas Sosial Binjai Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021. 2.

Djala, F. L., S Gugu, A. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kemandirian Lansia dalam Memenuhi Aktivitas Kehidupan Sehari-hari di Desa Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. 5(2), 114–124.

Ilmiah, M., S Untag, F. (2020). Kinerja Perlindungan Lansia Perempuan. 1(21), 167–191.

Lumanto, N., Torro, S., Ilmu, P., Sosial, P., S Makassar, N. (2025). Interaksi Sosial Lansia dalam Aktivitas Harian di Sentra “ Gau Mabaji ” Kabupaten Gowa mereka . Rasa kesepian adalah masalah umum yang dialami lansia dan dapat berdampak.

Ni Made Riasmini, D. (2013). Pengalaman keluarga dalam penanganan lanjut usia di masyarakat dari aspek budaya indonesia. 8, 98–106.

Nurrohmi. (2020). Dukungan sosial keluarga terhadap lansia. 2(1), 77–88.

Subekti, K. E., Dewi, S., Kesehatan, F. I., As-syafiiyah, U. I., Gede, P., Bekasi, K., Kesehatan, F. I., As-syafiiyah, U. I., Gede, P., S Bekasi, K. (2022). Dukungan keluarga berhubungan dengan tingkat kualitas hidup lansia. 10(2), 403–410.

Tribe, B., Barru, M., S Sulawesi, S. (2012). Model Pelayanan Lanjut Usia Berbasis Kekerabatan; Studi pada Suku Bugis di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. 17(01), 18–31.

Published

2025-12-27

How to Cite

Pola Interaksi Keluarga terhadap Lansia dalam Perspektif Nilai Budaya Bugis-Makassar di Wilayah Pedesaan. (2025). JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial Dan Keagamaan), 1(1), 958-964. https://doi.org/10.1038/98g9wd82