Tradisi Ma’baca-baca dalam Masyarakat Bugis-Makassar: Antara Warisan Leluhur dan Penguatan Spiritual
DOI:
https://doi.org/10.1038/88jnpz23Keywords:
Ma'baca-baca, Tradisi Lokal, Islamisasi, Islam NusantaraAbstract
Tradisi Ma’baca-baca merupakan salah satu praktik budaya dan keagamaan yang masih hidup dan dijalankan oleh masyarakat Bugis–Makassar dalam berbagai fase kehidupan, seperti kelahiran, pernikahan, khitan, aqiqah, syukuran, dan ritual tolak bala. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual doa bersama, tetapi juga sebagai media penguatan identitas budaya, solidaritas sosial, serta internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis gambaran praktik Ma’baca-baca, proses islamisasi yang memengaruhi struktur dan makna ritualnya, serta dinamika hubungan antara adat dan agama dalam tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka (library research), melalui analisis terhadap literatur sejarah, etnografi, jurnal akademik, dan karya ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis isi dan analisis tematik untuk mengungkap makna simbolik, peran sosial, serta fungsi spiritual Ma’baca-baca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ma’baca-baca mengalami proses akulturasi antara tradisi lokal dan ajaran Islam, di mana unsur-unsur pra-Islam tidak dihilangkan sepenuhnya, tetapi ditransformasikan melalui integrasi doa-doa Islam, pembacaan Al-Qur’an, zikir, dan peran ulama. Tradisi ini mencerminkan praktik keberagamaan yang kontekstual dan sejalan dengan konsep Islam Nusantara. Namun demikian, Ma’baca-baca juga menjadi ruang perundingan teologis dan sosial terkait batasan antara adat dan akidah Islam. Oleh karena itu, pelestarian tradisi ini memerlukan pendekatan reflektif agar tetap sejalan dengan prinsip-prinsip Islam sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya lokal sebagai warisan sosial dan spiritual masyarakat Bugis–Makassar.
Downloads
References
Agustina, N. laras. (2019). ISLAMISASI KERAJAAN GOWA PADA ABAD KE XVI-XVII. 1–9.
Ananda Anugrah Budi Salmani, Syaiful Arifin, D. D. (2019). TRADISI SUNATAN ANAK PEREMPUAN SUKU MAKASSAR DI BALIKPAPAN : Jurnal Ilmu Budaya, 3(1), 44–51.
Arif Rahman Aulia Jamnawi, Andi Muh Taufiq, I. (2025). ANALISIS MAKNA SUGUHAN DALAM RITUAL MABBACA-BACA PADA TRADISI SUKU BUGIS BONE. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP UNIVERSITAS MANDIRI, 11(2).
Arwin. (2020). TRADISI ADAT MABB ACA DOANG SALAMA’ DALAM PERSFEKTIF KOMUNIKASI ISLAM DI KELURAHAN WATANG BACUKIKI KOTA PAREPARE. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PAREPARE.
Awalia Amanda, R. M., & Rasyid Ridha, M. (2025). Makna Simbolik dan Nilai-Nilai Budaya Dalam Ritual Mappacci pada Masyarakat Bugis Makassar. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(5), 97–105.
Dr. Agus Supriatna, S.Sos., M.Si. Dr. Denok Sunarsi, S.Pd., M.M., CHt. Rita Intan Permatasari, S.TP, M. M. (2025). METODE PENELITIAN KUALITATIF.
Dr. H. Zuchri Abdussamad, S. I. K., M. S. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. In Syakir Media Press.
Falah, B. (2025). Acculturation of islam and culture in indonesia. Journal of Social Sciences, 1(2), 62–73.
Grégory Baron, Almuzammil Perdhana, and A. M. (2025). The legacy of islam nusantara in local traditions: between acculturation and cultural da’wah. Journal of Islamic Studies, 1(1), 20–32.
Haddade, A. R. S. K. S. W. (2016). TRADISI BARZANJI DALAM PERSEPSI MASYARAKAT KABUPATEN BONE Anna. JURNAL LEKTUR KEAGAMAAN, 12(2), 248–257.
Haryoko, S., Bahartiar, & Arwadi, F. (2020). Analisis Data Penelitian Kualitatif (Konsep,Teknik, & Prosedur Analisis).
Ichsan Azis, M. N. (2019). Islamisasi Di Kawasan Laut Sulawesi Pada Abad Ke-19. Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 5(1), 1–22. https://doi.org/10.36424/jpsb.v5i1.14
Irwana , Ahmad Mubarok, & P. (2024). Tradisi Mabbaca-Baca Adat Suku Bugis di Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur : Kajian Antropolinguistik I Program Studi Sastra Indonesia , Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman, 8(2), 179–190.
Jubba, H., Rustan, A. S., & Juhansar, J. (2018). Kompromi Islam dan Adat pada Praktik Keagamaan Muslim Bugis di Sulawesi Selatan. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 2(2), 137–148. https://doi.org/10.21580/jsw.2018.2.2.2865
KARMILA. (2018). TRADISI MABBACA-BACA DI KELURAHAN BALANDAI KECAMATAN BARA KOTAPALOPO (Studi Analisis dalam Perspektif Dakwah). IAIN PALOPO.
Khotib, K., & Mubin, M. U. (2019). Tazkiyä€T Al-Nafs Melalui Pendekatan Tasawuf Dan Fikih Dalam Membangun Kesalehan Sosial Dan Relegiositas Masyarakat. IBDA` : Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 17(2), 193–213. https://doi.org/10.24090/ibda.v17i2.2257
Mubarak, A. (2024). Tradisi Ma’baca Baca sebagai Refleksi Keimanan Masyarakat Suku Bugis. Fahima, 3(1), 49–67. https://doi.org/10.54622/fahima.v3i1.145
Nurhalisa, D., & Syarifudin, A. (2025). Implementasi Nilai Nilai Dakwah pada Tradisi Bugis “Mabbaca Baca” di Desa Upang Ceria Kecamatan Muara Telang. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora Dan Seni, 4(1), 129–133. https://doi.org/10.62379/jishs.v4i1.3512
Rafid, N. (2022). Akulturasi Islam Terhadap Tradisi Ma’baca Baca Suku Bugis. Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama, 7(1), 1–17. https://doi.org/10.47766/almabhats.v7i1.1006
Rahim, R., & Sakka, A. R. A. (2021). Budaya Assuro Maca di Kecamatan Lau , Kabupaten maros. Indonesian Journal of Pedagogical and Social Sciences, 1(1), 57–66.
Rahman, A. (2020). Jurnal AL-HIKMAH Vol 2, No 1 (2020). 2(1), 45–60.
Rahmatang. (2016). TRADISI MASSURO MA’BACA DALAMMASYARAKAT ROMPEGADING KECAMATAN CENRANA KABUPATEN MAROS. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Raysan Al Hakim, D. H. P. (2025). KONSEP DOA DALAM ISLAM : SEBUAH KAJIAN TENTANG. Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner, 9(8), 25–29.
Rivaldy Agnas Mayrizki, R. (2024). ISLAM DI NUSANTARA: SEJARAH PENYEBARAN DAN AKULTURASI BUDAYA. Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(11), 647–651.
Saleh, F. (2019). Baca-Baca Sanro Ana’: Tradisi Dan Religi Pada Kelahiran Tradisional Masyarakat Bugis Di Sulawesi Selatan. Cordova Journal Language and Culture Studies, 9(1), 39–51. https://doi.org/10.20414/cordova.v9i1.1775
Sri Wahyuni. (2023). INTEGRASI BUDAYA LOKAL DAN BUDAYA ISLAM DALAM TRADISI MABBACA-BACA DI DESA BARANIA KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN SINJAI.
Tohir Muntoha; Ahmad Sodik; Muhammad Taufiq, F. R. (2023). Islam Nusantara Sebuah Hasil Akulturasi Islam Dan Budaya Lokal Tohir Muntoha, Ahmad Sodik, Zikri Fajar Adinda, Fajar Ramadhan, M. Fahdli Ash. Jurnal Tarbiyatuna, 4(1), 141–152.
Zubair, A., Hamzah, H., & Satriadi, S. (2022). Living Religious Moderation within the Sipakatau , Sipakainge ’ , and Sipakalebbi Cultures of the Bugis Community. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 30(2), 195–214. https://doi.org/10.21580/ws.30.2.13048
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RUANG SOSIALIA (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






